Ezechiel Sedang Bingung, Gara-gara Dikritik Bobotoh

Ezechiel Sedang Bingung, Gara-gara Dikritik Bobotoh
Striker Persib Bandung Ezechiel N'Douassel (kiri). (Syamsuddin Nasoetion)

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts sebut striker andalannya Ezechiel N'Douassel dalam kebingungan. Itu terjadi setelah striker asal Chad itu mendapatkan kritikan tajam dari Bobotoh. 

Suporter fanatik Persib itu geram karena di laga melawan Semen Padang, Ezechiel bermain buruk. Dari mulai merebut bola Kevin van Kippersluis saat hendak melakukan tembakan kearah gawang lawan hingga gagal mengeksekusi penalti.

Hasilnya, tim berjulukan Maung Bandung ini gagal meraih poin penuh di laga kandangnya di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/2019). Laga berakhir imbang 1-1. 

Karena itu, Robert perlu melakukan pembicaraan lebih intim dengan Ezechiel N'Douassel. Hal itu diperlihatkannya saat menjalani latihan di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (20/9/2019). 

"Saya bicara padanya untuk memastikan dia tidak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di luar lapangan, karena kami semua tahu Ezechiel itu kuat dan bisa melupakan itu," jelas Robert usai memimpin sesi latihan. 

Robert mengatakan dalam sepak bola semua bisa terjadi. Terkadang menjadi pahlawan, dan terkadang di kambing hitamkan. 

"Inilah sepak bola, saat dia melepaskan peluang itu maka harus menerima konsekuensinya. Tapi dia adalah profesional, jika mencetak gol dia akan menjadi pahlawan," tegasnya. 

Namun Robert cukup lega karena kritikan itu akan membuat Ezechiel lebih kuat dan berusaha menunjukan permainan maksimal. Sehingga tak lagi kritikan, namun sanjungan akan dilontarkan para suporter. 

"Jadi pemain harus paham dengan reaksi dari suporter jika tidak bisa meraih poin penuh. Tapi seperti saya katakan, suporter juga harus respek dan harus terus selalu mendukung tim maupun individu pemain," tuturnya. 

Menurutnya, hal yang lumrah seorang pemain andalan gagal mengeksekusi penalti. Itu juga terjadi pada pesepak bola dunia seperti Maradona, Lionel Messi atau bahkan Cristiano Ronaldo. 

"Sama seperti di sini, saya bicara pada Ezechiel bahwa dia harus punya mental yang kuat. Ambil contoh dari pemain top di dunia yang tidak terpengaruh dengan kondisi seperti itu, mereka bisa bangkit dan percaya diri untuk mengambil penalti lainnya," ucapnya. 

Robert mengatakan Bobotoh merupakan suporter yang fantastis dan memiliki hasrat besar untuk melihat tim menang setiap saat. Sementara pemain harus bisa menerima itu. 

"Jika Ezechiel merasa tertekan, itu tugas saya untuk memastikan dia bisa mengatasi itu. Musim lalu situasinya berbeda baginya karena bisa mencetak banyak gol, tapi kali ini dia gagal satu kali dan banyak yang marah padanya, tapi itu hanya reaksi dan saya yakin mereka tetap mendukung tim untuk laga berikutnya," katanya.

Robert juga berharap Ezechiel harus bisa berkombinasi terutama dengan Kevin van Kippersluis yang dipercaya sebagai second striker. Sehingga lini depan Persib bisa menjadi ancaman bagi pertahan lawan. 

"Momen yang disayangkan di laga kemarin ketika Kevin punya peluang mencetak gol tapi diblok oleh pemain yang seharusnya tidak terjadi. Tapi kami bekerja dengan baik hari ini, mereka harus benar-benar paham kombinasi dan posisi masing-masing," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)

Loading...