Sampah Plastik dan Puntung Rokok Dominasi Hasil Aksi Bersih-bersih Dunia

Sampah Plastik dan Puntung Rokok Dominasi Hasil Aksi Bersih-bersih Dunia
Aksi bersih-bersih dunia. (Reza Zurifwan)

INILAH, Cibinong - Sampah plastik dan puntung rokok mendominasi dalam hasil aksi Word Cleanup Day (aksi bersih-bersih dunia) yang digelar di Area Stadion Pakansari, Sabtu (21/9).

Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan selain di Area Stadion Pakansari, Cibinong aksi bersih-bersih dunia juga dilakukan di 39 kecamatan lainya, di Jawa Barat bahkan 158 negara lainnya termasuk di Indonesia.

"Sampah ini menjadi masalah pelik di dunia hingga diadakan aksi bersih-bersih dunia di 158 negara dan di Kabupaten Bogor dilaksanakan di 40 kecamatan, di Area Stadion Pakansari sampah didominasi plastik dan puntung rokok," kata Burhanudin kepada wartawan.

Ia pun meminta seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah dan pengusaha untuk melaksanakan pola hidup bersih, sehat dan tidak lagi membuang sampah secara senbarangan.

"Mari kita jangan buang sampah sembarangan seperti di jalan dan sungai hingga Sungai Cipakancilan menjadi salah satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpanjang karena menjadi tempat pembuangan sampah hingga ibu negara Iriana Joko Widodo melaksakanan Pencanangan Indonesia Bersih disana," pintanya.

Burhanudin menjelaskan pada tahun 2019 dan 2020, Dinas Lingkungan Hidup  (DLH) serta  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) akan dilaksanakan program normalisasi sungai, normalisasi setu, pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), menambah armada truk sampah dan menambah personil pesapon.

"Setiap tahun untuk mewujudkan Kabupaten Bogor Bersih kami menambah anggaran untuk DLH dan DPU-PR, anggaran tersebut untuk pelaksanaan program normalisasi sungai, normalisasi setu, pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), menambah armada truk sampah, menambah personil pesapon dan lainnya," jelas Burhanudin.

Sekretaris DLH Kabupaten Bogor Anwar Anggana menambahkan melalui program Bogor asri tanpa plastik (Antik) telah menurunkan jumlah sampah dan Pemkab Bogor menargetkan angka tersebut turun hingga 30 persen pada tahun 2025.

"Perbup Bogor nomor 13 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan plastik dan streofoam ini hingga saat ini telah mengurangi jumlah sampah sebesar 3 persen dan secara bertahap akan berkurang hingga 30 persen dengan jumlah saat ini 2.800 ton perhari," tambahnya.

Koordinator pelaksana Aksi Bersih-bersih Sedunia Nadia Sofia Lubis melanjutkan sampah yang dipungut pada hari ini akan dipilah berdasarkan yang bisa di-recycle dan tidak bisa di-recycle.

"Sampah yang bisa di-recycle akan diolah kembali menjadi barang yang berharga, sementara yang tidak bisa di recycle akan dibuang oleh DLH ke TPA Galuga. Untuk puntung rokok sendiri akan kami hitung atau data sebagai bahan penelitian kami," lanjut Nadia. (Reza Zurifwan)

Loading...