Tiga Pejabat KBB Didakwa Korupsi

Tiga Pejabat KBB Didakwa Korupsi
Tiga pejabat Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bandung Barat didakwa melakukan korupsi dana perawatan kendaraan bermotor dan BBM. (Ahmad Sayuti)

INILAH, Bandung- Tiga pejabat Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bandung Barat didakwa melakukan korupsi dana perawatan kendaraan bermotor dan BBM. Ketiganya didakwa dengan dakwaan berlapis.

Hal itu terungkap dalam sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (23)9)2019). 

Sidang yang dipimpin M Razad menghadirkan tiga orang terdakwa, yakni mantan Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Apit Akhmad, Kepala Bagian Tata Usaha UPT Kebersihan, Adang Rahmat dan Bendahara Pengeluaran Pembantu UPT Kebersihan, Abdurahman Nuryadin.

Jaksa penuntut umum dari Kejari Bale Bandung Sima Simson menyebutkan kasus tersebut terjadi pada 2016. Saat itu terdapat anggaran belanja di UPT Kebersihan Bandung Barat sebesar Rp 4.383.775.000 untuk BBM dan untuk perawatan kendaraan bermotor sebesar Rp 1.483.270.000 dengan pelaksana tugas kegiatan tersebut adalah ketiga terdakwa.

"Mereka telah mencairkan keseluruhan anggaran tersebut. Namun pada kenyataannya sebagian digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya," ujarnya.

Adapun modusnya, yakni dengan cara seolah-olah telah diberikan kepada pengemudi atau sopir pengangkut sampah dengan ritase yang telah digelembungkan dan telah membuat SPJ berdasarkan bukti-bukti pembelian dipalsukan. 

"Akibatnya negara rugi sekitar Rp 1,7 miliar lebih," ujarnya.

Atas perbuatan tersebut ketiga terdakwa dikenakan pasal 2, subsider pasal 3 dan pasal 11, pasal 12 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara. Sidang pun ditunda pekan depan dengan agenda eksepsi dan kesaksian. (Ahmad Sayuti)