Perkuat Sinergi, BJB Jalin Kedekatan Emosional Nasabah

Perkuat Sinergi, BJB Jalin Kedekatan Emosional Nasabah
istimewa

INILAH, Bandung - Sebagai bank pembangunan daerah, BJB memiliki jaringan nasabah yang tersebar luas hingga penjuru negeri. Tak hanya dalam kategori individual, nasabah BJB juga banyak yang berasal dari kalangan institusi pemerintahan maupun perusahaan swasta.

“Kita menyadari pentingnya jalinan sinergi yang telah terjadi antara perseroan dan nasabah institusi harus diperkuat. Ikatan yang menguat ini diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pihak-pihak yang terlibat agar saling membagi manfaat dan terus bertumbuh bersama,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary BJB M As’adi Budiman, Senin (23/9/2019).

Untuk memperkuat sinergi dan menjaga jalinan erat hubungan yang telah terbangun antara perseroan dan nasabah institusi, dia menyebutkan pihaknya menggelar BJB Customer Gathering & Golf Tournament 2019. Kegiatan santai itu dihelat pada hari Minggu (22/9/2019) lalu di Parahyangan Golf Course, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, suasana santai yang terbangun dalam turnamen golf ini dimanfaatkan perwakilan nasabah institusi untuk memanjakan diri. Selain itu, berbagai perbincangan tentang rencana usaha serta visi guna kian mempererat sinergi demi saling memberi dorongan terjadi dalam nuansa ringan dan menyenangkan.

“Silaturahmi yang terjadi menjadi modal awal bagi BJB maupun nasabah institusi untuk membuka kemungkinan kerja sama lainnya di luar yang telah dijajaki. Sambil menjaga hubungan baik yang terjalin, kita juga mempersiapkan strategi ekspansi guna merangkul lebih banyak nasabah institusi demi menyokong visi dan misi usaha mereka secara berkesinambungan,” jelasnya.

As’adi menuturkan, banyak wujud benefit nyata yang ditelurkan dari hasil kerja sama antara BJB dan nasabah institusi. Bagi nasabah institusi, sinergi yang terbangun memberikan kemudahan untuk mereka dalam mengembangkan usahanya lewat jasa dan layanan keuangan prima yang diberikan. Sementara, BJB mendapat keuangan terutama dalam menghimpun dana pihak ketiga (DPK) yang dihasilkan dari nasabah institusi. 

Sejauh ini, perolehan DPK menunjukkan tren positif di kancah industri perbankan nasional. Hingga semester I 2019, tercatat mencapai Rp89,3 triliun. Realisasi ini tumbuh 7,4% (yoy). Pertumbuhan DPK ini diakuinya beriringan dengan kinerja penambahan aset yang mencapai Rp120,7 triliun atau tumbuh sebesar 6,4% (yoy) di mana laba perseroan tercatat sebesar Rp803 miliar. 

“Sudah menjadi komitmen perseroan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Bagi kita, nasabah memiliki peranan penting sebagai partner dalam mengembangkan usaha,” tambahnya. (*)

Loading...