Gerbang PUPR Cirebon Tutup, Beredar Isu KPK Datang Lagi

Gerbang PUPR Cirebon Tutup, Beredar Isu KPK Datang Lagi

INILAH, Cirebon - Sejak pukul 08.00 WIB, akses masuk ke kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cirebon, Rabu (25/9/2019) ditutup untuk umum, termasuk kalangan jurnalis. 

Tamu hanya bisa sampai ke halaman parkir dan tidak bisa masuk ke dalam kantor. Santer terdengar kabar, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali melakukan penggeledahan. Namun sebagian lainnya mengaku tidak percaya, kedatangan KPK ke PUPR bisa terdeteksi.

"Infonya ada KPK mau menggeledah lagi. Tapi masa iya, informasi penggeledahan KPK bisa bocor ke publik, " kata pegawai PUPR yang ditemui di halaman parkir.

Pengawai lainnya menyebutkan, sejak pagi tidak ada pejabat PUPR yang berada di kantor. Hanya staf saja yang selalu standby. Sementara mulai level Kasi, Kabid, Sekdis dan Kadis PUPR, saat itu tidak berada di tempat. Kabarnya mereka hanya masuk sebentar untuk absensi, lalu serentak meninggalkan kantor PUPR.

"Pagi sih semua pegawai datang. Tapi tidak lama, mereka keluar lagi entah kemana, " kata pegawai Dinas PUPR yang enggan disebutkan namanya.

Saat persoalan ini ditanyakan kepada petugas Pol PP yang melakukan penjagaan pintu masuk, mereka enggan berkomentar banyak. Ditanya apakah di dalam ada dari KPK, menurut mereka tidak ada siapa-siapa. Namun, ditutupnya akses pintu masuk adalah perintah seorang pejabat PUPR.

"Saya hanya menjalankan perintah mas. Kami disuruh menutup pintu masuk sejak pagi. Silahkan saja tanya langsung, apa alasannya, " kata salah seorang petugas Pol PP.

Sayangnya, tidak ada satupun informasi yang bisa diperoleh dari pejabat Dinas PUPR. Semua pejabat yang berkompeten, telepon selulernya, satupun tidak ada yang aktif. (maman suharman)