Polisi Tembak Dua Begal Sadis

Polisi Tembak Dua Begal Sadis
INILAH, Bandung - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ambruk ditembus timah panas polisi, Selasa (11/12/208) sekitar pukul 00.30 WIB. Keduanya adalah Adi Supriatna (21) dan Agun Gunawan (22). 
 
Adi dan Agun harus menghembuskan nafas terakhirnya karena melawan saat disergap aparat Sat Reskrim Polrestabes Bandung di Jalan Cisaranten Wetan, Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.
 
Peristiwa berawal saat polisi sedang melakukan Kring Serse di wilayah Arcamanik. Petugas tersebut melihat sepeda motor milik warga yang dilaporkan hilang pada Minggu (10/12/2018) lalu. Laporan diterima melalui Polsekta Sumur Bandung.
 
Kemudian anggota pun membuntutinya. Ternyata, di daerah Arcamanik kedua pelaku terendus akan beraksi kembali. Namun mengetahui aksinya tercium polisi, mereka kabur ke daerah Cingised.
 
Tak ingin kehilangan jejak, polisi mengejar para pelaku. Kemudian ada anggota yang berupaya menghadang pelaku di daerah Cisaranten Wetan. Bukannya menyerah,  pelaku malah berupaya menabrakkan sepeda motor yang ditumpanginya ke polisi. Bahkan pelaku mengacungkan senjata tajam.
 
Polisi pun memberikan tembakan peringatan. Tetapi karena tidak dihiraukan, tindakan tegas dan terukur pun dilakukan. Keduanya tewas di tempat.
 
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim AKBP Muhamad Rifai,  kepada wartawan di RS Sartika Asih, Selasa (11/12/2018) membenarkan terkait kasus tersebut.
 
"Tembakkan peringatan anggota tidak dihiraukan oleh pelaku. Karena nyawa anggota terancam,  terpaksa kami pun memberikan tindakkan tegas dan terukur,  yang akhirnya pelaku pun tersungkur," jelas Rifai. 
 
Setelah kedua pelaku meregang nyawa, polisi membawa jenazah kedua pelaku ke RSUD Sartika Asih.
 
Setelah ditelusuri, keduanya merupakan jaringan Lampung yang di setiap aksinya kerap membawa senjata tajam dan tidak segan segan melukai korbannya.
 
Rifa'i menjelaskan, kedua pelaku menggunakan motor jenis Honda Beat Icon biru Nopol D 6765 AAT. Sementara satu lagi adalah Honda Beat warna hitam Nopol Z 3481 RC warna hitam, keduanya adalah motor curian.
 
"Salah satu motor tersebut baru saja hilang di kawasan Sumur Bandung 2 hari sebelumnya. Namun meski demikian salah satu pelaku berani menggunakan motor curiannya tersebut. Plat nomor yang digunakan pun masih asli. Berani-beraninya mereka berkeliaran untuk mencari korban lainnya dengan menggunakan motor hasil curian," jelasnya.
 

Loading...