Rusunawa Siap Tampung Warga Bogor Selatan

Rusunawa Siap Tampung Warga Bogor Selatan

INILAH, Bogor - Pemerintah Kota Bogor melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Susun Sewa (Rusunawa) siap menampung korban bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan sekitarnya. Pemerintah membebaskan biaya sewa per bulan selama satu tahun.

 

Kepala UPTD Rusunawa Kota Bogor Sujiyanto menuturkan, pihaknya siap menampung korban bencana untuk mengisi rusunawa. Namun dari 320 unit rusun di Menteng Asri, Kecamatan Bogor Barat, ada 10 unit rusun dalam kondisi kosong yang diperuntukan khusus bagi korban bencana.

 

"Sementara itu di rusun Cibuluh ada 20 unit rusun khusus bagi korban bencana atau 10 persen dari jumlah 198 unit rusun Cibuluh. Kalau di Cibuluh itu masih leluasa, bisa masuk 100 unit karena kosong. Tapi kalau urgent bisa dipakai, tinggal disposisi Wali Kota karena berkaitan dengan target pendapatan," ungkap Sujiyanto kepada INILAH, Selasa (11/12/2018).

 

Anto melanjutkan, korban bencana akan dibebaskan biaya sewa selama satu tahun, tetapi untuk pemakaian air dan listrik dibebankan kepada penghuni sesuai tagihan.

 

"Kan itu sudah ketentuan sesuai pemakaian jadi harus dibayar. Tetapi apabila ada subsidi dari pihak lain yang membantu bisa diberikan kepada mereka untuk membayar listrik juga air," tuturnya.

 

Anto menjelaskan, mekanisme jika ada warga korban bencana yang ingin menghuni rusunawa harus ada surat dari kelurahan dan kecamatan yang menyatakan mereka terkena bencana. Kemudian ada KTP, KK, Surat Nikah, kemudian mengisi formulir mengisi data jumlah yang menghuni.

 

"Setelah lengkap persyaratan, maka rusunawa bisa diisi. Nah untuk rusunawa kamar kosong saja, tidak ada barang-barangnya," jelasnya.

 

Ia menegaskan, apabila sudah satu tahun menghuni, penghuni bisa masuk ke umum dengan membayar biaya sewa. Namun jika ingin ada keringanan dari Pemkot Bogor sesuai Perwali Nomor 34 tahun 2014 tentang Keringanan dan Pengurangan Sewa bisa mengajukan ke Wali Kota Bogor.

 

"Kalau ingin diberikan keringanan biaya harus ada persetujuan dari Wali Kota Bogor karena kami harus melapor kepada Bapenda untuk target pendapatan," tegasnya.

 

Anto mengaku, sudah menyampaikan kepada pihak-pihak terkait di wilayah Kecamatan Bogor Selatan apabila ada warga yang ingin menempati rusunawa bisa langsung datang dan mengurus administrasi.

 

"Sudah diinformasikan, kalau ada tinggal diproses dengan persyaratan lengkap surat keterangan dari kelurahan," pungkasnya.