Wujudkan The City of Sport and Tourism, PT Sayaga Wisata Gandeng Perhutani

Wujudkan The City of Sport and Tourism, PT Sayaga Wisata Gandeng Perhutani
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Kabupaten Bogor memiliki keindahan alam  yang bisa memikat wisatawan nusantara maupun mancanegara. Dan ternyatak. sebagian besar objek wisata itu ada di lahan milik Perhutani.

Untuk memoles dan mengembangkan keindahan atau objek wisata alam tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sayaga Wisata pun bekerjasama dengan KPH Perhutani Bogor.

Kerjasama ini sangatlah penting untuk mendukung program Pemkab Bogor 2018-2023 kedepan yaitu  mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai The City Of Sport And Tourisme.

"Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk dukungan PT Sayaga Wisata dalam rangka mewujudkan program Bupati Bogor Ade Yasin yaitu Bogor  The City Of Sport And Tourism," ucap Direktur Operasional Ivan Fadila kepada wartawan, Kamis (2/10/2019).

Pria yang juga seorang artis sinetron ini menambahkan PT Sayaga Wisata tidak atau seminimal mungkin menyertakan modal untuk mengembangkan ibjek wisata yang ada di Bumi Tegar Beriman.

"Karena Kabupaten Bogor ini minim akan objek wisata yang dikelola oleh pemerintah, maka dari itu kami dari PT Sayaga Wisata bekerja sama dengan PTPN maupun KPH Perhutani Bogor karena lahan yang memang menjadi banyak objek wisata nya itu ada di lahan mereka," tambahnya.

Ivan mengungkapkan, wisata yang berada di kawasan seluruh KPH Perhutani di  Bogor sudah siap untuk dikerjasamakan dengan PT. Sayaga Wisata. Hal ini bertujuan untuk bisa menarik wisatawan dari luar daerah maupun luar Negeri di objek wisata yang memang dikuasai oleh pihak KPH Perhutani Bogor.

"Mungkin saat ini kami akan fokus kepada Eco Edu Tourism dulu yang berada di daerah Desa Pabangbon, Leuwiliang karena memang disana sudah banyak wisata yang dimiliki oleh perhutani dan kita kembangkan demi majunya program pengembangan objek wisata Pemkab Bogor yaitu Geopark Pongkor," ungkap Ivan.

Selain Eco Edu Tourism, PT Sayaga Wisata juga bersama KPH Perhutani Bogor akan fokus terlebih dahulu untuk mensurvei lokasi-lokasi yang bisa dijadikan destinasi wisata, yang memang mayoritas lokasinya berada di lahan perhutani.

"Yah seperti jalur puncak dua, itu kan banyak yang memang bisa di jadikan wisata, intinya kita akan survei dulu, dan memang tidak bisa semuanya dijadikan destinasi wisata hanya sebagian saja yang akan kami kelola," paparnya.

Terkait masih kurang baiknya insfrastruktur menuju objek wisata yang akan dikelola PT Sayaga Wisata, Ivan menjelaskan jajarannya akan mengusulkan ke Pemkab Bogor untuk melakukan perbaikan jalan maupun jembatan

"Selain akan mengusulkan perbaikan insfrastruktur jalan maupun jembatan serta menggandeng investor untuk mrngembangkan objek wisata alam yang ada, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di objek wisata alam tersebut jajarannya akan mempromosikannya ke seluruh calon wisatawan,"  tukas Ivan. (Reza Zurifwan).