Begini Cara Bupati Anne Mengistimewakan Rakyatnya

Begini Cara Bupati Anne Mengistimewakan Rakyatnya
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta, sejak sepuluh tahun terakhir memiliki slogan 'Istimewa'. Penambahan slogan tersebut, bukan berarti kabupaten ini berbangga diri dengan keistimewaannya.

Sebetulnya, menurut Pemerintahan Kabupaten setempat, slogan Istimewa sendiri memiliki arti yang sangat luas. Salah satu maknanya, yakni mengistimewakan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan pelayanan publik oleh pemerintahannya di segala sektor.

Makanya, tak heran jika lebih dari satu dasawarsa ini, Kabupaten Purwakarta berkembang pesat. Tentunya, paduan modernisasi dan tradisi budayanya tetap terjaga. Memang, jika diperhatikan, spirit kebudayaan lebih dikedepankan dalam setiap aspek pembangunannya.

Di kepemimpinan Anne Ratna Mustika sebagai bupati, slogan Purwakarta Istimewa tetap dipakai. Justru, Ambu Anne (sapaan bupati) akan membuat wilayah yang dipimpinnya ini semakin istimewa dengan kebijakan-kebijakan barunya.

Bukan gertak sambal, Anne memang sudah menyiapkan berbagai program untuk lebih mengistimewakan Purwakarta. Tentunya, unsur modernisasi dan tradisi budaya tetap dipertahankan untuk kemasyuran kabupatennya.

Tahun ini, pemkab pun masih terus berbenah diri. Sebagai bupati baru di wilayah itu, Anne Ratna Mustika mengaku telah menyiapkan berbagai program kerja. Terutama, yang menyangkut sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur layak bagi masyarakat.

“Kami sudah menyiapakan rencana kerja yang sebenarnya adalah tahap penyempurnaan program yang sudah digulirkan masa sebelumnya,” ujar Anne saat berbincang dengan INILAH.

Anne menjelaskan, ada tiga program prioritas yang akan digulirkannya. Yakni, di sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Pasalnya, dia mengakui, sampai saat ini masih banyak PR yang belum rampung di masa kepemimpinan sebelumnya.

“Untuk sektor pendidikan, tahun ini hingga 2020 mendatang sudah terencana. Tapi, itu lebih ke melengkapi saran prasanananya. Karena, secara kebijakan, program Pendidikan Berkarakter di Purwakarta sudah berjalan cukup efektif,” jelas dia.

Dengan kata lain, sambung dia, fokus dirinya kedepan yakni melengkapi sarana dan fasilitas penunjangnya. Misalnya, menata kembali jika ada ruang kelas di setiap sekolah yang rusak. Atau menambah fasilitas lain sebagai penunjang pendidikan. 

Sedangkan, sambung dia, ikhtiar pemerintah untuk program kesehatan, yakni melalui program jaminan kesehatan gtaris masyarakat. Caranya dengan membayarkan premi bagi warga yang belum ikut kepesertaan atau tercover BPJS. 

Adapun untuk program infrastruktur, sambung dia, salah satunya tak lain menuntaskan PR yang belum rampung sebelumnya. Semilal, finishing jalur Lingkar Barat yang menurut data Dinas terkait masih menyisakan 10 KM lagi. 

“Program-program Ini akan dilakukan secara bertahap. Yakni, sesuai anggaran yang ada,” pungkasnya. (Asep Mulyana)