Bupati Anne Proyeksikan Wilayahnya Jadi Pusat Oleh-oleh

Bupati Anne Proyeksikan Wilayahnya Jadi Pusat Oleh-oleh
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

INILAH, Purwakarta – Sektor pariwisata di Kabupaten Purwakarta menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tak heran, jika pemerintahan daerah setempat menargetkan wilayah ini menjadi market pariwisata di Jabar pada 2020 mendatang.

Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta, Bupati Anne Ratna Mustika pun tak ingin menyia-nyiakan peluang besar itu untuk meningkatkan perekonomian warganya. Menurutnya, berkembangnya sektor wisata dipastikan akan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakatnya.

“Salah satu upaya kami, yakni dengan mendorong para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) supaya lebih berkembang,” ujar Anne kepada INILAH, Rabu (9/10/2019).

Anne menjelaskan, sejauh ini denyut perekonomian masyarakatnya melalui UMKM cenderung berkembang. Bahkan, ekonomi kreatif terus bermunculan. Dari mulai jenis kuliner maupun buah tangan lainnya.

“Di kita itu sudah banyak ekonimi kreatif. Bahkan, di setiap wilayah sudah terdapat makanan khas, salah satu Simping,” jelas dia.

Anne pun telah memproyeksikan supaya kedepan wilayahnya menjadi salah satu pusat buah tangan atau oleh-oleh. Kedepan, pihaknya akan membuat centra-centra UMKM, baik itu jenis makanan maupun cindra mata atau ekonomi kreatif lainnya.

“Misalnya, nanti di sekitar Kaum, atau Jalan Gandanegara kita buat Kampung Simping. Lokasi ini nantinya jadi central oleh-oleh Simping khas Purwakarta. Jadi, wisatawan atau pengunjung yang datang ke Purwakarta tak perlu lagi bingung nyari oleh-oleh,” kata Anne.

Menurut Anne, wisatawan itu merupakan pasar potensial. Dengan begitu, kata dia, warga Purwakarta harus menangkap peluang tersebut untuk meningkatkan perekonomian. Apalagi, peluang pengembangan ekonomi kreatif warganya sangat besar.

“Sektor pariwisata di Purwakarta sedang tumbuh pesat, warga harus bisa menangkap peluang tersebut,” tambah dia.

Adapun upaya pemerintah sendiri, kata dia, salah satunya dengan membantu dari sisi edukasi terkait pengembangan produknya. Kemudian, membantu dalam hal pemasarannya juga.

Terkait pemasarannya, upaya lain dari pemerintah sendiri di antaranya dengan membantu menyiapkan outlet-outlet khusus. Makanya, kedepan pihaknya akan memperbanyak Galeri Menong yang siap menjajakan oleh-oleh hasil buah tangan masyarakatnya itu.

“Kalau pusat kuliner kan sudah banyak. Tinggal, kita bangun pusat oleh-oleh untuk para wisatawan. Kita ada contoh Galeri Menong, nanti itu kita perbanyak,” ujarnya.

Kedepan, kata dia, idealnya ada lima unit Galeri Menong yang siap menjajakan produk khas masyarakat di wilayah ini. Untuk tahun ini, akan dibangun dulu satu unit. Lokasinya, di sekitar Situ Buleud.

“Kita akan bangun secara bertahap,” pungkasnya. (Asep Mulyana)

Loading...