Wakil Rakyat Dorong Terwujudnya Merger Terminal Laladon dan Bubulak

Wakil Rakyat Dorong Terwujudnya Merger Terminal Laladon dan Bubulak
Foto: Reza Zurifwan
INILAH, Ciomas - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli mendesak Bupati Bogor Ade Yasin dan Wali Kota Bogor Bima Arya untuk mewujudkan rencana merger Terminal Laladon dan  Bubulak yang sempat dimunculkan pada tahun 2014 lalu.
 
"Kami selaku wakil rakyat mendesak Pemkab dan Pemkot Bogor untuk mewujudkan  rencana merger Terminal Laladon dan  Bubulak hingga keberadaan terminal bisa menjadi sentra berkumpulnya angkutan kota (angkot) dari dua wilayah betertangga ini," kata Romli kepada wartawan, Rabu (9/10).
 
Politisi PPP ini menambahkan akan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor untuk membuat Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED).
 
"Kalau FS dan DEDnya ada kan kita tinggal masukkan anggaran merger dua terminal perbatasan ini, kami wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV akan meminta rencana diatas masuk dalam skala prioritas," tambahnya. 
 
Romli menjelaskan Laladon khususnya  Kecamatan Ciomas juga harus menjadi perhatian serius Pemkab Bogor karena jangan sampai masyarakat di wilayah ini ingin pindah ke Kota Bogor.
 
"Kami juga akan dorong agar pembangunan insfrastruktur sekolah, fasilitas kesehatan, jalan dan jembatan di Ciomas tidak kalah dengan wilayah tetangganya yang masuk dalam Kota Bogor, hingga masyarakat tidak ada terberbesit keinginan untuk bergabung ke Kota Bogor," jelas Romli.
 
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan pembangunan merger Terminal Laladon dan Bubulak akan diintegrasikan dengan rencana pembangunan Jalan Lingkar Dramaga (JLD) 2.
 
"Di tahun 2020 mendatang, sambil menunggu rencana merger Terminal Laladon dan  Bubulak, Pemkab Bogor pun akan membangun JLD 2 untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang selama ini dikekuhkan oleh warga," tutur Ade.
 
Warga Laladon yang sehari-hari bekerja di Jakarta dan setiap hari menggunakan bus jurusan Terminal Bubulak-Jakarta  bernama Agus Kusnandar berharap rencana merger Terminal Laladon dan Terminal Bubulak segera terwujud demi keindahan tata kota.
 
"Dua terminal diatas itu kan lokasinya berdekatan hingga agar efektif, efesien dan keindahan tata kota kami sebagai masyarakat mendukung apabila Terminal Laladon dan Terminal Bubulak ini dimerger saja hingga bisa meminimalisir titik kemacetan lalu lintas," harap Agus. (Reza Zurifwan)

Loading...