Begini Upaya Pemkab Bekasi Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Begini Upaya Pemkab Bekasi Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meluncurkan aplikasi buku pelajaran dan bacaan berbasis digital bernama iBekasikab. Tujuannya, meningkatkan minat membaca pelajar, mahasiswa, serta masyarakat pada umumnya.

INILAH, Bekasi- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meluncurkan aplikasi buku pelajaran dan bacaan berbasis digital bernama iBekasikab. Tujuannya, meningkatkan minat membaca pelajar, mahasiswa, serta masyarakat pada umumnya.

"Jadi aplikasi iBekasikab ini sejenis perpustakaan digital, sudah bisa diunduh di Playstore," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi saat peluncuran iBekasikab di Hotel Holiday Inn, Cikarang Utara, Rabu (9/10).

Dedy mengatakan aplikasi iBekasikab ini memudahkan para pembaca untuk membaca buku bacaan tanpa harus datang ke perpustakaan konvensional.

"Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan para pembaca secara maksimal jadi minat pembaca meningkat dan tentunya wawasannya juga bertambah," katanya.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menyambut baik salah satu inovasi yang dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.

"Aplikasi ini guna memenuhi dan memudahkan masyarakat untuk membaca buku-buku pilihan yang Best Seller serta buku-buku pelajaran," kata dia.

Eka mengaku di era modern dan serba internet ini pemenuhan akan kebutuhan literasi berbasis digital diperlukan khususnya bagi generasi milenial.

"Agar generasi milenial kita kelak memiliki ilmu dan bekal yang bermanfaat untuk masa depan dan juga bisa turut serta berkontribusi dalam pembangunan Bekasi Baru Bekasi Bersih," ungkapnya.

Dia berharap selain menyediakan buku-buku pelajaran dan bacaan, aplikasi iBekasikab juga dapat berfungsi sebagai ruang informasi penyampaian program-program serta profil Kabupaten Bekasi.

"Nantinya, iBekasikab juga terintegrasi dengan program Bebunge (Bekasi Nyambung Bae). Di dalam iBekasikab juga ada konten Bupati Menyapa," kata Eka.