Imron: Belum Ada Permintaan Bantuan Hukum Camat Beber

Imron: Belum Ada Permintaan Bantuan Hukum Camat Beber

INILAH, Cirebon – Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi di wilayahnya.

Dia berharap, apa yang akhir-akhir ini terjadi di Cirebon, dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK atas kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati Sunjaya Purwadisastra, bisa menjadi pembelajaran.

“ASN kami harapkan lebih berhati-hati lagi dalam mengelola uang negara,” ujar Imron yang menggantikan Sunjaya sebagai Bupati Cirebon itu.

Ditanya apakah sudah ada permintaan bantuan hukum dari Rita Susana, Camat Beber yang dicekal KPK ke luar negeri, Imron enggan menanggapi. Namun jika diminta, pihaknya siap memberikan bantuan hukum.

“Sampai saat ini belum ada permintaan bantuan hukum dari Rita. Kalau dia meminta, ya kita berikan,” tukas Imron.

Seperti diketahui, Rita dan GM Hyundai Engineering, Herry Jung dicekal KPK untuk bepergian ke luar negeri. Mereka di cekal sejak tanggal 26 April sampai 26 oktober 2019. Hal itu berkaitan dengan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yang kembali menyeret nama mantan bupati Cirebon ini. Sunjaya, disangkakan nenerima hasil gratifikasi sebesar Rp51 milliar.

Sunjaya juga diduga menerima hadiah atau janji terkait perizinan PLTU 2 di Kabupaten Cirebon sebesar Rp6,04 miliar dan perizinan properti di Cirebon sebesar Rp4 miliar. Sehingga, total Sunjaya diduga menerima uang sebesar sekitar Rp51 miliar. (maman suharman)
 

Loading...