Mulai September SKDU Diterbitkan Melalui OSS

Mulai September SKDU Diterbitkan Melalui OSS
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor melakukan sosialisasi surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah agar tak lagi mengeluarkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) mulai September 2019. Dokumen tersebut akan diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, surat edaran Kemendagri tersebut disosialisasikan kepada 80 ASN yang bertugas di 68 kelurahan se-Kota Bogor. Tujuannya para ASN memahami aturan larangan pemerintah daerah menerbitkan SKDU, termasuk kelengkapan persyaratan.

“Dalam sosialisasi serta edukasi tersebut, kami menghadirkan nara sumber dari bidang deputi pelayanan pada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tentang pelayanan. Hal itu guna menginformasikan berbagai perubahan pada ASN dan masyarakat," kata Denny kepada INILAH, Kamis (10/10/2019).

Denny berharap, setelah sosialisasi, ASN menginformasikan perubahan aturan ini. Berdasarkan traffic pengunjung yang datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di mal Lippo Plaza Keboen Raya, banyak pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ingin mendaftar dan mengantungi izin usaha.

"DPMPTSP juga akan menyiapkan anjungan di tiap kecamatan untuk mempermudah daftar OSS. Jadi masyarakat nggak perlu datang ke MPP," jelasnya.

Denny menambahkan, tupoksi penerbitan izin usaha diambil pemerintah pusat tidak mempengaruhi setoran pendapatan DPMPTSP. Lantaran tidak ada pungutan retribusi dalam mengurus dokumen tersebut.

"Daftar di OSS gampang, pemohon memasukan syarat kemudian akan mendapat Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui anjungan tersebut. Dokumen juga akan diprint lewat anjungan itu," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

 

Loading...