Persib Siapkan Mental Jelang Duel Kontra Persebaya di Bali

Persib Siapkan Mental Jelang Duel Kontra Persebaya di Bali
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Bandung- Persib Bandung langsung fokus menatap laga kandang 'rasa' away di Bali. Poin penuh, jadi bidikan kala meladeni Persebaya Surabaya.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts lega melihat kondisi para pemainnya. Meski diliburkan empat hari lamanya, fisik para pemainnya tetap terjaga.

Bahkan kata Robert, mental pemainnya sudah kembali ke posisi normal setelah pada laga sebelumnya dikalahkan Madura United 1-2 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (5/10) lalu. 

"Empat hari kita istirahat yang paling penting bagi pemain kembali mulai lagi hari ini. Mereka merasa nyaman lagi dan kembali termotivasi secara mental," ungkap Robert di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (10/10/2019). 

Menurutnya, kondisi ini akan sangat bermanfaat bagi timnya. Terlebih pada laga selanjutnya Persib akan menjamu Persebaya Surabaya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10/2019). 

Laga tersebut terpaksa dipindahkan setelah panpel Persib tidak mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung.  "Kita main dirumah, tapi jauh dari rumah. Itu yang kita harus jalani," katanya. 

Pelatih asal Belanda ini menyadari cukup berat bagi pemainnya menjalani laga kandang di luar Bandung. Namun ia akan berusaha untuk menyatukan mindset pemainnya di sisa waktu sebelum pertandingan dimulai. 

"Informasi saya berikan ke pemain, termasuk kita harus main di luar untuk kandang dan itu tentunya tidak positif untuk pemain," tuturnya. 

Robert berharap mental pemainnya tetap stabil dalam menjalani laga nanti. Sehingga Persib bisa meraih poin penuh saat menghadapi Persebaya Surabaya. 

"Tahun kemarin menjadi masalah besar untuk Persib saat tidak diperbolehkan main di Bandung. Meski situasinya berbeda, saya harap mental pemain kuat," katanya. 

Robert juga mengaku sudah berdiskusi dengan para pemainnya. Beberapa di antaranya memahami karena sudah merasakannya di musim sebelumnya.

"Mereka punya pengalaman, mereka tidak ingin pengalaman tersebut terulang kembali. Mereka telah belajar dan kita diskusi mengenai masalah itu bagaimana mengatasinya. Intinya adalah mental tim harus kuat dibandingkan musim lalu," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)

Loading...