Sambut Liburan, Pengelola Sibuk Bersihkan Situ Bagendit

Sambut Liburan, Pengelola Sibuk Bersihkan Situ Bagendit

INILAH, Garut – Pengelola bersama para pelaku usaha wisata setempat berupaya membersihkan tanaman rumput maupun tanaman air yang menutupi permukaan Situ Bagendit. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung.

 

Areal Situ Bagendit masih tampak didominasi rerumputan tinggi, tanaman teratai, eceng gondok, dan tanaman air lainnya. Kondisi itu mengganggu beroperasinya rakit bambu maupun sepeda air yang menjadi daya tarik utama Situ Bagendit yang berlokasi di wilayah Kecamatan Banyuresmi.

 

"Air situ sudah naik, walaupun belum maksimal. Kami bersama pelaku usaha seminggu sekali membersihkan dulu teratai secara bertahap untuk menghadapi kunjungan wisata di momen libur akhir tahun," kata Kepala UPT Bagendit Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut Yendi Supyendi didampingi Kasubbag Tata Usaha Tatan S kepada INILAH, Kamis (12/12/2018).

 

Selain itu, kata Tatan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin menciptakan daya tarik pengunjung ke Situ Bagendit. Termasuk penataan kios supaya rapih, rekayasa jalan bagi pengunjung supaya melewati pedagang, serta perbaikan sarana pengunjung. Dirinya optimistis jumlah kunjungan pada musim liburan akhir 2018 bisa mencapai target sekitar 5.000 hingga 8.000 wisatawan.

 

“Harga tiket masuk obyek wisata Situ Bagendit tak mengalami perubahan. Sesuai Perda Garut Nomor 11 tahun 2016, harga tiket untuk dewasa Rp7.500 per orang dan anak-anak Rp5.000 per orang,” jelasnya.

 

Tatan mengatakan, pada akhir Oktober lalu, debit air Situ Bagendit sempat mengalami surut secara signifikan mencapai 1,25 meter. Kawasan tersebut terlihat seperti rawa mengering dengan pemandangan tanaman air, terutama teratai terhampar memenuhi hampir seluruh kawasan yang total luasnya sekitar 124 hektare.

 

Hanya sekitar tiga hektare areal permukaan air Situ Bagendit yang masih bisa dipergunakan aktivitas wisata air. Sedangkan selebihnya sudah tidak ada genangan air. Akibatnya, aktivitas wisata di obyek wisata Situ Bagendit menjadi lesu. Jumlah kunjungan menurun sampai 40 persen dari biasanya sekitar 800-1.200 orang per pekan.