80% Produksi KPSBU Penuhi Industri Olahan Susu

80% Produksi KPSBU Penuhi Industri Olahan Susu
Ilustrasi
INILAH, Bandung - Kapasitas produksi Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) terhitung sebanyak 150 ton/hari.
 
Ketua KPSBU Dedi Setiadi mengatakan, mayoritas hasil produk itu didistribusikan ke industri olahan susu. "Untuk distribusi produksi susu, itu hanya sekitar 20% diolah sendiri di pabrik ISAM (industri susu alam murni) milik koperasi. Sisanya, 80% itu dikirim ke industri olahan susu seperti FFI (Frisian Flag Indonesia) dan Diamond Cool Storage," kata Dedi, beberapa waktu lalu.
 
Dia menuturkan, minimnya produk olahan susu itu dikarenakan keterbatasan teknologi yang dimiliki. Sejauh ini, produk olahan susu yang dibuat hanya berupa susu murni siap minum, yoghurt, dan permen susu. Untuk itu, pihaknya terus menjalin kemitraan industri olahan susu dan peternak sapi perah lokal untuk mendongrak produktivitas peternak.
 
Dedi menyebutkan, KPSBU hingga saat ini memiliki 7.600 anggota. Dari total tersebut, hanya 4.950 anggota yang terbilang aktif. Terkait kepemilikan sapi, setiap peternak itu rata-rata memiliki 3-5 ekor sapi.
 
"Untuk regenerasi peternak, kita terus melakukan. Dari seluruhnya 104 ketua kelompok itu, di situ sudah ada peternak muda usia. Memang ada kesulitan menarik anak muda terjun langsung di peternakan tradisional. Konsep dairy village dengan manajemen modern di Ciater ini diharapkan bisa menarik minat anak muda menjadi peternak sapi perah," jelasnya.
 
Terpisah, Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) pun mendistribusikan sebagian besar hasil produknya ke industri olahan susu. Ketua Umum KPBS Aun Gunawan mengatakan, dari total 85 ton susu/hari itu mayoritas dikirim ke sektor industri. 
 
Sebanyak 80% di antaranya terserap industri makanan olahan susu. Sisanya, 20% diolah sendiri pihak KPBS untuk meningkatkan nilai tambah dari susu. Produk yang dihasilkan merupakan makanan turunan olahan susu seperti yoghurt, keju, dan whip cream.
 
"Susu dari peternak itu langsung kita dinginkan dengan suhu 4 derajat celsius. Fresh milk itu langsung kita kirim ke industri yaitu Frisian Flag, Ultrajaya, dan Indomilk. Dari 85 ton kapasitas susu itu, 80% dikirim ke industri dan 20% kita olah sendiri," ujar Aun.