Kelurahan Neglasari Ajak Warganya Berkegiatan di HJKB Ke-209

Kelurahan Neglasari Ajak Warganya Berkegiatan di HJKB Ke-209
Warga Kelurahan Neglasari, Kota Bandung, rayakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) yang ke-209 tahun. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Ada pemandangan yang berbeda di Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) yang ke-209 tahun ini, sejumlah warga Kelurahan Neglasari, Kota Bandung, melaksanakan momen istimewa yang ditandai dengan pelepasan burung sebanyak 209 burung cangkurileung yang merupakan maskot HJKB tahun ini. Seperti apa?

Diawali dengan kegiatan ratusan Ibu-ibu, warga Kelurahan Neglasari, melaksanakan kegiatan senam pagi yang berdurasi 90 menit. Setelah itu, dilanjutkan dengan sosialisasi tentang HIV/AIDS yang diisi oleh Komite Penanggulangan AIDS Kota Bandung.

Tidak hanya itu, selain diisi dengan opening bazar dan electone, acara ini diisi dengan penampilan band jaipong, tari si cepot, tarian anak, hingga pencak silat.

Lurah Neglasari Indra Bayu Kamajaya mengungkapkan, dalam menyambut HJKB ke-209 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi mengusung slogan 'Bandung Nu Urang'. Slogan ini menjadi penguat bahwa kota ini hidup dari semangat kepedulian dan solidaritas warganya.

"Progam-program Pemkot Bandung saat ini lebih banyak melibatkan warganya sendiri. Salah satu contohnya adalah Kang Pisman (kurangi, pisahkan, dan manfaatkan sampah) yang menjadi gerakan bersama untuk menyelamatkan kota dari bom waktu bernama sampah," ucap Indra, Minggu (13/8/2019).

Selain itu, kata Indra, ada juga program drumpori, yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam air hujan agar tak kering saat kemarau dan tak banjir di kala musim hujan.

"Kelurahan Neglasari akan mengawal program Pemkot Bandung. Alhamdulillah Kelurahan Neglasari merupakan salah satu kelurahan model bebas sampah. Warga kami edukasi untuk mengolah sampah menjadi kompos," tandasnya.

Ketua Panitia HUT Bandung Kelurahan Neglasari Haryadi menambahkan, kegiatan ini diisi oleh pameran kuliner serta produk unggulan kewilayahan.

"Kelurahan Neglasari memiliki produk unggulan kewilayahan yakni budi daya jahe merah. Jahe merah ini diolah dan dijadikan minuman segar yang kaya manfaat. Kita tampilkan di sini," kata Haryadi di GOR Ctra, Jalan Cikutra Kota Bandung.

Menurut Haryadi, budi daya jahe merah bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang wilayah Kelurahan Neglasari agar bisa menjadi nilai tambah ekonomi. "Warga juga bisa memperoleh uang tambahan dari hasil penjualan minuman jahe merah ini," kata dia.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga digelar sosialisasi HIV/AIDS bekerja sama dengan KPA dan Puskesmas setempat. Tujuannya, kata Haryadi, adalah untuk deteksi dini penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

"Kita buka juga stan tes HIV/AIDS, hasilnya bisa diketahui dalam beberapa menit. Mungkin dianggap tabu tapi harus dibudayakan," tambahnya. (okky adiana)

Loading...