Serapan Baru 70%, Dinas PUPR Kota Bogor Kebut Proyek Fisik

Serapan Baru 70%, Dinas PUPR Kota Bogor Kebut Proyek Fisik
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor kini menggeber beberapa proyek fisik pada akhir tahun ini. Kepala DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengataka, hingga Oktober ini proyek fisik baru mencapai 70%. 

Menurutnya, ada proyek besar yang kegiatan baru mulai yakni pengerjaan pedestrian Suryakencana dan kolam retensi. 

"Di luar pekerjaan besar itu semuanya sudah tercapai 70%. Kami terus kejar, kalau Suryakencana 120 hari tapi mudah-mudahan terkejar. Kami harus mengejar penambahan tenaga dan kesiapan material, mudah-mudahan akhir Desember 2019 selesai," kata Chusnul, Minggu (13/10/2019).

Chusnul melanjutkan, untuk kolam retensi itu waktu pengerjaannya selama 150 hari. Artinya, kegiatan besar PUPR masih on progres. 

Sementara itu, DPRD Kota Bogor meminta Pemkot Bogor untuk selektif memberi anggaran kepada dinas yang minim serapan anggarannya. Ketua Fraksi PPP Zaenul Mutaqin meminta agar pemkot tidak memberikan dana yang besar kepada dinas dengan serapan anggarannya tak maksimal.

"Buat apa dikasih besar-besar, apabila ujung-ujungnya tak terserap dan menjadi Silpa. Apalagi saat ini dalam RAPBD 2020, pemerintah tengah mengalami defisit Rp360 miliar," ungkap Zaenul.

Zaenul menuturkan, defisit yang dialami Pemkot Bogor terkesan sudah menjadi budaya lantaran hal itu terjadi setiap tahun. (Rizki Mauludi)

Loading...