Bazoga Hadirkan Kubah Burung Kembar

Bazoga Hadirkan Kubah Burung Kembar
istimewa

INILAH, Bandung - Bandung Zoological Garden terus berbenah. Di tempat yang dulu dikenal Kebun Binatang Bandung itu memiliki wahana anyar.

Marcomm Bazoga Sulhan Syafi’i mengatakan, saat ini pihaknya membangun kubah burung atau aviary. Tidak membangun satu, pihakya berencana membangun kubah burung itu dua unit dengan desain yang sama persis.

"Untuk saat ini, satu unit kubah burung itu rampung. Dalam waktu dekat, kita akan menyelesaikan kubah burung lokasinya tepat di sebelah kubah burung yang pertama. Nantinya, kubah burung ini akan berbentuk kembar," kata Sulhan, Minggu (13/10/2019).

Menurutnya, pembangunan kubah burung itu menjadi atraksi baru yang diyakini akan digandrungi pengunjung. Pasalnya, setiap pengunjung bisa masuk ke dalam kubah berukuran 500 m² dengan tinggi kubah 12,3 m.

Dia pun menyebutkan, pembuatan kubah burung itu pun salah satu cara untuk melestarikan burung di alam. Jadi, warga yang berniat untuk berpose dengan burung tidak perlu memelihara di rumah namun cukup dengan datang ke kubah burung Bazoga.

"Kubah burung yang sudah selesai itu kita utamakan untuk burung paruh bengkok dan beberapa jenis lainnya. Sedangkan, untuk kubah burung kedua rencananya untuk jenis-jenis burung kicau,' ujarnya.

Sementara itu, seorang keeper burung Asep Kurnia mengatakan pengunjung bisa masuk ke dalam kubah burung melalui skybridge sepanjang 75 m. Pada kanan dan kiri jembatan tersebut ada sejumlah burung yang memang terbiasa bertengger. 

"Itulah yang menjadi sebuah kesanangan baru pengunjung Bazoga karena bisa berinteraksi dan berfoto dengan burung-burung tersebut," kata Asep.

Di kubah burung yang rampung tersebut ada jenis-jenis burung paruh bengkok. Mulai dari Kakatua Raja, Kakatua Maluku, Burung Parkit, dan lain sebagainya. Selain burung, dalam aviary tersebut terdapat dua kolam yang terdapat ikan berwarna-warni plus pepohonan tempat burung-burung hinggap dan bermain.

Lebih jauh, pengelola Bazoga kini disibukkan dengan penyelesaian Zona Afrika. Rencananya, zonasi tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2019. 

Di area tersebut, nantinya berkeliaran satwa seperti jerapah, sitatunga, zebra, lechwe, dan watusi. Di samping itu, Bazoga pun akan menyelesaikan gerbang utama yang desain utamanya berbentuk burung garuda.

Loading...