Kebun Ganja di Tengah Kota Bogor

Kebun Ganja di Tengah Kota Bogor
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Polresta Bogor Kota mengungkap 17 perkara narkotika selama September hingga awal Oktober 2019 dengan 20 tersangka. Dari 20 tersangka, ada satu orang yang menjadi petani ganja di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Hendri Fiuser mengatakan, Sat Narkoba Polresta Bogor Kota memenuhi janji untuk mengungkap dan menangkap tersangka narkoba serta melakukan ekspose setiap bulannya.

"Kali ini ada 17 Perkara dengan 20 orang tersangka selama satu bulan. Yang menarik ada petani ganja, ditanam di rumahnya hingga tanaman dijual dengan hasil ada tiga polibag tanaman ganja yang baru muncul tunas dengan cara distek," ungkap Hendri dalam press rilis di Mako Polresta Bogor Kota Jalan Kapten Muslihat, Senin (14/10/2019).

Hendri melanjutkan, hasil dari bertani diedarkan di wilayah Bogor Kota maupun kabupaten dengan jaringan teman-temannya. Tersangka berinisial PJ baru berusia 27 tahun, diamankan saat berada di rumahnya di Kampung Situ Bakti, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang.

"Saat diamankan pada Rabu (9/10/2019) pukul 06.00 WIB, barang bukti digelar diatas karung dan tiga buah pot berisi pohon ganja total berat 200 gram," tambah Hendri.

Kepada apparat, PJ mengaku baru tiga bulan menanam ganja. Tetapi polisi masih melakukan pendalaman karena penanaman diperkirakan berjalan enam bulan. Untuk memetik hasil membutuhkan proses empat sampai lima bulan.

"PJ sehari-hari petani denga letak rumahnya di perkampungan dan tidak berdempetan dengan tetangga. Ini termasuk kreatif lah. Ganja itu dijual paket Rp50 ribu atau paket Rp100 ribu," jelasnya.

PJ mengaku, baru pertama kali menanam pohon ganja. Pekerjaan sehari-harinya adalah petani sayuran. Dirinya mendapatkan bibit ganja dari hasil menemukan di pinggir jalan, sementara cara menanamnya melihat di website.

"Saya nemu di pinggir jalan dan caranya lihat di google. Hasilnya belum jadi duit baru mau dijual mas. Saya menanam di lahan 2x3 meter persegi di pekarangan rumah. Awalnya ya saya iseng, tapi ternyata jadi," bebernya.

Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Indra Sani mengatakan, pengakuan PJ baru tiga bulan, tapi hasilnya melimpah. PJ mendapatkan bibit ganja dari teman dan ditanam di pekarangan dan ternyata menghasilkan.

"Panennya ganja itu setiap tiga bulan. Kami masih mengejar temannya PJ yang memberikan bibit. Tersangka diamankan di Kemang, Kabupaten Bogor," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...