Puluhan Ibu-ibu Kota Bandung Gelar Aksi Simpatik

Puluhan Ibu-ibu Kota Bandung Gelar Aksi Simpatik
Suara Ibu-ibu Bandung bertemu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulayana. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Puluhan Ibu-ibu dari Kota Bandung mengikuti Aksi Simpatik Suara Ibu Bandung (SIB) di Balai Kota Bandung, pada Senin (14/10/2019).

SIB adalah gerakan kaum ibu yang mencintai Kota Bandung. Peran kaum ibu dari generasi ke generasi telah mewarnai karakter kota ini, sebuah kota budaya yang damai, mencerminkan perilaku warganya yang saling menghormati dalam keberagaman.

Hari ini, dalam dinamika perjalanan budaya bangsa, Bandung menampakkan raut wajah yang berbeda. Menjadi tak ramah pada lingkungan, tak ramah bagi sesama warga kotanya, hilangnya kepedulian bergotong-royong.

Kemudian, sirnanya rasa saling menghormati dalam keberagaman, munculnya kekerasan yang sebelumnya tak pernah menjadi wajah Bandung, tiba-tiba menyeruak mengaburkan sikap rengkuh, amis budi, darehdeh, dan someah hade ka semah.

Koordinator Aksi, Riani Soedarmo mengatakan, Suara Ibu Bandung menyerukan dan mengimbau agar Pemerintah Kota Bandung senantiasa menjaga rasa aman dan damai bagi warganya.

Selain itu, menumbuhkan kembali suasana damai yang didasari oleh rasa saling menghormati dalam perbedaan, peduli pada sesama, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

"Menjamin setiap anak agar bisa memperoleh pendidikan dan kesehatan yang baik. Menjaga kota menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi generasi yang cinta damai serta ramah pada lingkungan dengan mencintai budaya lokalnya," ujar Riani.

Dia mengatakan, Suara Ibu Bandung mencemaskan lahirnya karakter budaya yang sesungguhnya bukan menjadi karakter Kota Bandung yang selama ini kita kenal.

Dia berharap, aspirasi kaum ibu di Kota Bandung yang disuarakan kepada para pemimpin di Kota Bandung bisa menjadi motivasi untuk semakin giat bekerja melayani warga dan berkomitmen menjaga kedamaian Bandung yang kita cintai bersama.

Sejatinya, ibu adalah tonggak bangsa. Kaum Ibu telah melahirkan generasi bangsa yang membangun Indonesia dari masa ke masa. Penghormatan bangsa Indonesia pada peran ibu tercermin dalam personifikasi Ibu Pertiwi.

Sebuah ungkapan mulia atas peran ibu sebagai tonggak bangsa. Kita semua terlahir dari rahim ibu. Kasih dan pengorbanan kaum ibu melahirkan manusia yang tangguh, welas asih, dan berkarakter.

Di samping itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menambahkan, pihaknya berusaha agar Kota Bandung aman, nyaman, dan kondusif dengan berbagai upaya dilakukan. Meski begitu, dia menyebutkan jika Kota Bandung adalah kota metropolitan dan terbuka untuk siapa pun.

"Kami berterima kasih kepada Suara Ibu Bandung, kita bisa sama-sama membuat Bandung lebih baik," katanya.

Yana mengajak ibu-ibu Bandung yang memiliki pengaruh di rumah untuk menjaga Kota Bandung dan menjaganya tetap sebagai kota toleran dan kondusif. Terkait dianggap tidak ramah, dirinya menduga ada perubahan sikap dari sekelompok masyarakat Kota Bandung.

"Kita ingin Bandung aman, nyaman, dan kondusif. Pilihannya ada di kita semua, kita semua ada tanggung jawab," pungkasnya. (okky adiana)

Loading...