Boxies 123 Tanggung Ganti Rugi Rumah Warga

Boxies 123 Tanggung Ganti Rugi Rumah Warga
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor – General Manager Mal Boxies 123 Willy Widjaja kedatangan tamu khusus, Senin (14/10/2019). Mereka adalah warga di Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Kedatangan warga untuk membicarakan persoalan longsornya turap proyek mal yang menimpa rumah warga, Sabtu lalu.

Pertemuan itu membuahkan hasil yang positif. Willy Widjaja menyatakan bertanggung jawab penuh atas kerugian yang diderita warga.

“Pada intinya, kami siap mengganti kerugian masyarakat. Faktor rubuhnya (turap) semata karena hujan. Itu saja,” katanya kepada wartawan.

Salah satu warga yang rumahnya terdampak reruntuhan, Wahyu membenarkan kesepakatan yang sudah tercapai itu. 

“Tadi sudah sepakat, semua biaya disepakati bersama. Adapun ke depannya, pemilik siap memperbaiki tanggul yang tidak jebol juga. Kami minta jaminan nanti tanggul yang dibuat memenuhi standar sehingga warga betul-betul bisa nyaman dan aman. Kami sudah sepakat itu,” ungkap Wahyu, akrab disapa Joy, kepada wartawan.

Joy melanjutkan, langkah yang dilakukannya bersama tokoh masyarakat sekitar karena khawatir ada longsor susulan ataupun jebol turap susulan. 

“Kami melihat, selain titik yang sudah ambruk, ada titik lain yang juga ada yang retaknya. Pihak mal sudah siap memperbaiki,” tambahnya.

Joy menegaskan, total rumah yang rusak berat dua unit dan terdampak lumpur ada lima rumah. Para penghuninya kini mengontrak rumah untuk sementara agar mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Mengontrak itu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hingga semua beres,” tegasnya.

Camat Bogor Timur Abdul Wahid membantah kabar yang sempat beredar soal adanya yang tertiban reruntuhan. Dia pastikan tidak ada dan tak pula ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia menegaskan korban warga hanyalah material belaka.

“Berita ada kakek-kakek tertimpa itu tidak ada. Warga juga sudah bertemu. Hasil kesepakatan pertama, pihak mall mengganti seluruh pembangunan rumah warga yang terkena musibah. Kedua, merelokasi atau mengontrakan warga yang terdampak. Jumlah yang terkena langsung dua rumah saja. Yang lain kebanjiran dan terkena puing saja. Benar ada yang luka, tapi ringan dan sudah dibawa pulang karena hanya ke klinik saja,” jelasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...