Pasca-Karhutla, Animo Pengunjung ke Kawah Putih Tetap Tinggi

Pasca-Karhutla, Animo Pengunjung ke Kawah Putih Tetap Tinggi
Foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung- Meski baru dilanda kebakaran, objek wisata Kawah Putih di Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung tetap menjadi magnet bagi wisatawan yang datang ke Bandung Selatan. Pada hari pertama Minggu (13/10/2019) kemarin tercatat sekitar 1.713 pengunjung datang ke objek wisata tersebut.

Duty Manager objek wisata Kawah Putih, Hendri Apiarawan mengatakan, jumlah kunjungan itu terbilang normal  dibandingkan dengan tingkat kunjungan pada akhir pekan sebelum kebakaran. 

"Sebelum kebakaran kunjungan pada akhir pekan berkisar antara 1.500-2.000 orang," kata Hendri saat dihubungi Senin (14/10/2019).

Hendri mengatakan, pihaknya tetap melakukan antisipasi untuk menghindari kembali terjadinya kebakaran. Kata dia, pengelola telah memperbanyak rambu-rambu larangan terkait hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pengunjung.

Salah satunya adalah larangan merokok bagi para pengunjung. Selain itu spot atau kawasan yang bisa dikunjungi pun dibatasi di mana area Sunan Ibu dan Sunan Rama yang sempat terbakar, masih belum dibuka untuk umum.

Terkait kerugian akibat kebakaran, Hendri belum bisa menyebutkan karena sampai saat ini proses penghitungan masih berlangsung. Termasuk objek sky walk cantigi yang sebagian ikut terbakar.

"Sky walk Cantigi yang terbakar sepanjang sekitar 50 dari total 500 meter. Itu termasuk  view deck yang biasa digunakan pengunjung untuk swafoto juga terbakar," ujarnya.

Hingga kini jajaran Kepolisian Resor Bandung memang masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran di Kawah Putih. Sebelumnya, Kapolsek Ciwidey Ajun Komisaris Ivan Taufik menyatakan adanya dugaan unsur kesengajaan dari oknum yang membuang puntung rokok sembarangan. 

"Ada yang melihat sejumlah pengunjung peziarah di titik awal api muncul dan beberapa orang di antara mereka membuang puntung rokok. Kami masih melakukan  penyelidikan siapa saja yang berada di lokasi saat kejadian dan terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi," katanya. (Dani R Nugraha)

Loading...