Pemkab Bogor dan Pemprov DKI Jakarta Selaraskan Pembangunan

Pemkab Bogor dan Pemprov DKI Jakarta Selaraskan Pembangunan

INILAH, Bogor - Tim Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor akan menyelaraskan visi misi Pemkab Bogor dengan Pemprov DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan bantuan keuangan di tahun-tahun mendatang, mengingat tahun 2019 ini Kabupaten Bogor hanya mendapatkan Rp7 miliar dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kami akan menyelaraskan visi misi atau kebutuhan antar dua wilayah ini agar bantuan keuangan dari Pemprov DKI Jakarta jauh meningkat ke Kabupaten Bogor," ungkap Ketua TAPD Kabupaten Bogor Burhanudin kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

Pria yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Bogor ini menegaskan, dirinya bersama Bupati Ade Yasin serta Wakil Bupati Iwan Setiawan bahkan siap turun langsung untuk melobi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. "Mungkin saja Bupati Ade Yasin atau Wabup Iwan Setiawan yang datang melobi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kita lihat dulu kesibukan atau kesempatan waktu yang ada," tambahnya.

Terkait usulan, Burhanudin menjelaskan akan memasukkan normalisasi atau penangganan sampah maupun limbah baik yang ada di Sungai Ciliwung maupun yang ada di Sungai Cileungsi. "Kenapa kita mengusulkan normalisasi atau penangganan  sampah maupun limbah baik yang ada di Sungai Ciliwung maupun yang ada di Sungai Cileungsi karena saat ini Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita yang besarnya hanya Rp 7 triliun masih memprioritaskan pembangunan ruang kelas, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan maupun lainnnya," jelas Burhan sapaan akrabnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda-Litbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati memaparkan, pihaknya akan mengajukan proposal bantuan keuangan ke Pemprov DKI Jakarta secara tepat agar masyaralat Kabupaten Bogor bisa maksimal dalam mendapatkan bantuan keuangan tersebut.

"Tahun ini Pemkab Bogor akan mengajukan program reboisasi dan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, dengan begitu kami mengharapkan dapat bantuan keuangan yang maksimal dari Pemprov DKI," papar Syarifah.

Senada ditambahkan, Kabid Insfrastruktur Pembangunan Wilayah Bappeda Litbang menjelaskan masih menyusun penangganan sampah dan banjir dengan membuat sumur resapan, bambunisasi, drainase vertikal dan lainnya.
"Selain banjir dan sampah, peemasalahn  DKI Jakrta lainnya adalah turunnya permukaan air tanah hingga kami akan menawarkan program pembuatan sumur resapan, bambunisasi, drainase vertikal dan lainnya," jelas Irma panggilan namanya. (reza zurifwan)

Loading...