Dispora Jabar Gelar Festival Pencak Silat 2019

Dispora Jabar Gelar Festival Pencak Silat 2019
Dispora Jabar Gelar Festival Pencak Silat 2019

INILAH, Bandung,- Sebanyak 27 perwakilan kota/kabupaten turut ambil bagian dalam gelaran Festival Pencak Silat 2019. Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat, Engkus Sutisna, Rabu (15/10/2019) di Hotel Horison, Jl. Pelajar Pejuang, Kota Bandung.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Engkus Sutisna mengungkapkan, Pencak Silat merupakan olahraga warisan harta tak benda dan budaya bangsa Indonesia, yang semestinya harus dijaga serta dilestarikan. Karena alasan itulah Dispora Jabar menginisiasi untuk menggelar kegiatan seperti halnya kegiatan festival Pencak Silat Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menurut Engkus, Festival Pencak Silat merupakan agenda tahunan Dispora yang selalu dinantikan masyarakat. Tahun 2019 ini, sebanyak 27 perwakilan dari Kota/ kabupaten di Jawa Barat ikut andil dalam event tersebut. Engkus juga mengapresiasi kontingen berbagai kabupaten/ kota yang selalu konsisten mengirimkan atletnya.

"Saya sangat bangga terhadap Pencak Silat Jawa Barat, mudah - mudahan ini dapat dijadikan salah satu indikator partisipasi masyarakat untuk tetap memelihara dan melestarikan Beladiri Budaya Masyarakat (BBM) Pencak Silat yang cukup tinggi," ungkapnya saat membuka acara, Rabu (15/10/2019).

Untuk itu, pihaknya berupaya terus menjaga sinergitas yang sudah terjalin, kata dia. Agar event festival Pencak Silat dapat berkesinambungan setiap tahunnya. "Ini agenda yang perlu dipertahankan kontinuitasnya, mari bersinergi untuk membangun prestasi sehingga Beladiri Budaya Masyarakat (BBM) akan lebih terpelihara sebagai aset bangsa yang harus kita jaga," katanya.

Menurutnya, hal terpenting yang harus disadari dalam memaknai kegiatan festival adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat berolahraga. "Ya, dengan berolahraga tentunya menjadi sehat jasmani dan produktif, sehingga mampu berdaya saing, mandiri, dinamis, berbudaya serta memiliki spirit juara dan siap untuk berkompetisi," ujarnya.

Lebih lanjut dia berharap, Festival Pencak Silat bisa menjadi wahana bagi generasi muda untuk berprestasi serta menghindari kegiatan negatif. "Semoga festival ini dapat mendukung visi terwujudnya Jabar Juara Lahir Bathin dengan  Inovasi dan Kolaborasi. Khususnya dalam mewujudkan Milenial Juara dan Olahraga Juara," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian IPSI Jabar Soni  Harsona mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan festival yang sudah menjadi agenda rutinitas. "Festival merupakan kegiatan positif yang menunjang pelestarian budaya, untuk itu, jangan sampai kegiatan yang sudah menjadi agenda rutinitas pemerintah terhenti, kita apresiasi kepeduliannya," tuturnya.

Apalagi saat ini lanjut Soni, pengakuan terhadap Pencak Silat sebagai warisan  harta takbenda bangsa Indonesia lagi dipertaruhkan di mata dunia dan masih dalam proses pengakuan oleh UNESCO. "Doakan saja, bulan lalu kita ke Paris beserta unsur budaya menampilkan berbagai atraksi di kedutaan Indonesia, dan Pencak Silat salah satunya yang dijadikan ikon budaya, semoga secepatnya dapat di akui UNESCO," pungkasnya.*

 

Loading...