Puting Beliung Porak-porandakan Bogor Barat

Puting Beliung Porak-porandakan Bogor Barat
Puting Beliung Porak-porandakan Bogor Barat

INILAH, Bogor - Hujan lebat disertai angin puting beliung memorak-porandakan wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat pada Selasa (15/10/2019) sore. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah termasuk masjid dan musala mengalami kerusakan serta tumbangnya sejumlah pohon.

Lurah Bubulak Asep Faizal Rahmat mengatakan, awalnya cuaca cukup cerah, tidak lama kemudian mendung dan turun hujan disertai angin kencang dan puting beliung. Hal itu menurut Asep mengakibatkan wilayah Bubulak porak-poranda. "Ada puluhan rumah yang mengalami rusak ringan hingga berat. Dibeberapa tempat juga pohon tumbang," ungka Asep kepada INILAH, Selasa (15/10/2019) malam.

Asep melanjutkan, sesuai data aparat kelurahan, kebanyakan atap rumah warga berterbangan hingga kubah masjid ikut terbang di wilayah RW 03,06,08,11 dan 12. Kejadian dimulai pukul 16.05 WIB. Sementara wilayah yang berdampak parah kerusakannya wilayah RW 06 Kp Batuhulung. Untuk kerusakan di RT04/03 atap musola berterbangan menimpa tiga rumah.

"Ada kejadian juga di RT 06/03 tembok rumah roboh, sementara di RW 08 kubah masjid terbawa angin dan menimpa pemakaman. Total keseluruhan ruma yang rusak berat 20 rumah, satu masjid dan satu mushola. Saat ini kami bersama Babinsa dan Babinkhamtibmas mengevakuasi warga yang terdampak ke tempat yang aman," jelasnya.

Sementara itu, di Jalan Raya Abdullah bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat seorang pemotor bernama Surahman (50) tewas akibat kecelakaan ketika dirinya berupaya menghindari pohon tumbang. Diketahui ada lima pohon yang tumbang di sepanjang Jala Raya Yasmin.

"Ya, di Jalan Abdullah hin Nuh ada korban jiwa tapi akibat menghindar pohon tumbang sehingga terjadi laka lalu lintas. Info yang saya terima pemotornya meninggal dunia. Korban satu orang saja," ungkap Kepala BPBD Kota Bogor, Juliarti Estiningsih kepada wartawan.

Esti melanjutkan, dari keterangan seorang saksi mata, bernama Ari Setiawan, korban yang diketahui bernama Surahman berupaya menhindari pohon dan kemudian terjatuh. Saat itu kondisi jalanan disebut tak begitu ramai.

"Jadi pas waktu hujan deras, angin kencang, pemotor tertimpa ranting pohon, hingga jatuh, motornya jatuh ke kiri, korban jatuhnya ke kanan. Sehingga Surahman ditemukan di kolong mobil. Darah disebut keluar dari hidung dan telinga korban. Di cek, ternyata sudah meninggal," tambahnya.

Jasad Surahman kemudian dibawa petugas BPBD ke RSUD Kota Bogor untuk diidentifikasi lebih lanjut. Petugas gabungan dari BPBD Kota Bogor, Damkar dan Kepolisian masih berada di lokasi untuk proses evakuasi pohon yang tumbang.(rizki mauludy)

Loading...