Terkait Pengalihan Penerbangan, Dewan Khawatir PAD Kota Bandung Menurun

Terkait Pengalihan Penerbangan, Dewan Khawatir PAD Kota Bandung Menurun
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Tedy Rusmawan. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Tedy Rusmawan mengaku khawatir bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung anjlok akibat pengalihan penerbangan Bandara Internasional Husein Sastranegara Kota Bandung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

"Kami pesimistis sih, tidak mencapai target. Ini kan (Bandara Kota Bandung) mulai sepi. Sekarang yang banyak dikeluhkan PAD Pemkot akan berkurang dan ini mengkhawatirkan sekali setelah bandara itu dialihkan. Saya melihat penumpang sudah sepi," ujar Tedy di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (17/10/2019).

Tedy mengatakan, sepinya aktivitas penumpang di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung lantaran tak ada lagi tujuan penerbangan dari luar daerah dan berdampak pada kunjungan turis ke Bandung, misalnya perhotelan, wisata, dan lainnya. Sejauh ini, penumpang Bandara Kota Bandung menurun drastis.

"Menurut informasi, penerbangan dari Bandung ke luar daerah khususnya ke Jawa enggak ada, semua harus transit, termasuk dari luar Jawa ke Bandung harus transit sehingga ini berdampak pada okupansi perhotelan, pariwisata, dan lain sebagainya," paparnya. 

Dia berharap, Pemerintah Provinsi Jabar jeli menyikapi hal itu dengan baik. Kota Bandung yang dikenal dengan tempat seminar, wisatawan, sekarang dirasakan penurunannya, informasinya justru pindah ke Yogyakarta. (okky adiana)

Loading...