Pancaroba, Dinkes Cimahi Waspadai Penyakit DBD

Pancaroba, Dinkes Cimahi Waspadai Penyakit DBD

INILAH, Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi meminta masyarakat waspada wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat peralihan musim atau pancaroba. Tercatat, dari Januari-September 2019 ini ada sebanyak 873 kasus DBD.

Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Romi Abdurakhman, peningkatan kasus DBD bisa dilihat dari peralihan musim tahun lalu. Sebab, saat masuk musim hujan banyak genangan sehingga populasinya bertambah.

”Untuk pencegahan kita sudah melakukan persiapan, seperti terus menggalakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” katanya, Senin (21/10/2019).

Selain itu, pihaknya sudah memiliki konsep baru dalam melakukan PSN. Yakni, dengan dengan membentuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah. Kadernya tentu saja salah satu anggota keluarga di setiap rumah.

"Strateginya kita minta tolong ke Puskesmas buat percontohan. Setiap kelurahan satu RW dulu jadi percontohan. Nanti kita evaluasi," katanya.

Jika ditemukan kasus DBD, pihaknya juga menyiagakan fogging untuk memberantas pupulasi nyamuk penyebab DBD. Terlebih awal tahun jumlah pengidap DBD meningkat mencapai 300 lebih. Namun, turun pada bulan berikutnya. Februari ada temuan 184 kasus DBD, Maret turun lagi menjadi 94 kasus, April ada 55 kasus.

Temuan kasus DBD menurun lagi di bulan Juni. Tercatat ada 44 kasus. Kemudian di bulan Juli 42 kasus, Agustus 18 kasus dan September 16 kasus.

Tren peningkatan kasus DBD itu biasanya terjadi saat memasuki pancaroba atau peralihan musim kemarau ke musim hujan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan akan terjadi November mendatang. (Ahmad Sayuti)

Loading...