Di Garut, Angin Kencang Sapu Tiga Rumah dan Satu Sekolah

Di Garut, Angin Kencang Sapu Tiga Rumah dan Satu Sekolah
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Dalam dua hari ini, angin puting beliung dan angin kencang menerjang sejumlah daerah di Kabupaten Garut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, namun sedikitnya tiga rumah warga dan satu bangunan sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap dan satu bangunan sekolah.

Sebanyak tiga rumah warga di Kampung Bangbayang Desa Mekarasih Kecamatan Malangbong rusak bagian atapnya ketika angin puting beliung menerjang pada  Ahad (20/10/2019) sekitar pukul 14.30 WIB. Ketiga rumah tersebut masing-masing milik Ade Erom (55), Sopian (34), dan Lili (50).

“Angin puting beliung ini berlangsung sekitar delapan menit. Insya Alloh ! Kami akan bantu perbaikan rumah warga terdampak angin ini dari dana desa,” kata Kepala Desa Mekarasih Dadan Wildan.

Sedangkan, bangunan sekolah mengalami kerusakan bagian atapnya yakni SDN Pananjung 2 di Kampung Sumadra Desa Pananjung Kecamatan Pamulihan ketika angin puting beliung menerjang daerah tersebut pada Senin (21/10/2019).

“Menurut laporan petugas dari lapangan, akibat angin puting beliung ini, sebagian kaca sekolah pecah-pecah, dan atapnya rusak. Beberapa pohon juga tumbang, dan kabel ikon putus,” kata staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Imat Ruhimat.

Dia menyebutkan, selain di Kampung Sumadra pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB, angin kencang menerjang Kampung Cibungur dan Kampung Pasir Awi Desa Sukamulya Kecamatan Talegong.

“Kita masih menunggu laporan, apakah ada kerusakan, atau tidak akibat kejadian ini. Sewaktu kita terima informasi, angin relatif masih kencang,” ujarnya. (Zainulmukhtar)

Loading...