Perjalanan Dinas dan Dana Aspirasi Dipangkas

Perjalanan Dinas dan Dana Aspirasi Dipangkas
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pemerintah Kota Bogor masih mencari solusi untuk menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran pada RAPBD 2020 yang masih defisit hingga Rp369 miliar. Direncanakan perjalanan dinas dan pokok pikiran atau yang dikenal dana aspirasi akan dipangkas.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, sampai saat ini belum mencapai titik temu antara rencana pemasukan dan pengeluaran RAPBD 2020. Tetapi setiap tahun pasti seimbang dan segera akan dicari solusi bersama DPRD Kota Bogor.

"Salah satu upaya yang dilakukan adalah rasionalisasi ataupun melakukan pemangkasan. Pemkot akan bekerjasama dengan DPRD. Kami sepakat dengan pimpinan dewan fokus membahas program yang nyambung antara aspirasi warga dengan Musrenbang," ungkap Bima kepada wartawan, Senin (21/10/2019).

Bima menegaskan, dalam pembahasan dengan DPRD, jangan sampai ada kegiatan ganda, pokir atau aspirasi yang sama atau di titik-titik miring. Juga akan dikurangi perjalanan dinas, diatur perjalanan dinas yang perlu dan tidak perlu.

"Selain itu soal makan makan dan minum, seremonial dan upacara yang tidak perlu juga akan dicoret. Apalagi kegiatan tidak ada substansinya maka akan dihilangkan. Soal pokir ini bukan angkanya dikurangi, tetapi ada kesepakatan mencari titik temu antara perencanaan dari dinas, serta aspirasi warga harus nyambung dengan Musrenbang. Ya, berusaha mencari titik temu. Tidak apa-apa aspirasi besar asal nyambung dengan program prioritas," tegas Bima.

Bima mengatakan, semuanya harus mengacu kepada program prioritas RPJMD yaitu Bogor Kota Ramah Keluarga, sehingga masyarakanya sehat, cerdas, dan sejahtera. Untuk mewujudkan itu, harus ditemukan keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan, tentunya melalui kesepakatan terkait solusi dan lainnya.

"Selain itu, untuk Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) belum masuk dan dihitung. Nanti angka nya masuk kedalam pemasukan pada RAPBD 2020. Semuanya nanti akan dibahas bersama DPRD. Pimpinan DPRD sudah setuju dan sepakat dengan pembahasan tadi," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...