Persib Belum Main si SJH, Ini Kata Herru Joko dan Nevi

Persib Belum Main si SJH, Ini Kata Herru Joko dan Nevi

INILAH, Bandung – Persib Bandung belum juga mendapatkan izin memainkan laga kandang di Stadion si Jalak Harupat. Kelompok suporter bobotoh pun bisa memahaminya.

Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Herru Joko mengaku sudah memahami alasan pihak kepolisian tidak memberikan izin pertandingan di Bandung.

“Kita juga dari Viking, The Bombs, Bomber melihat langsung keadaan, dan memang keadaannya seperti itu. Kalau situasi sudah bagus, pihak kepolisian juga pasti akan memberikan izin,” kata Herru. 

Senada diungkapkan Ketua Umum, The Bombs, Nevi Ependi. Menurutnya saat ini bobotoh sudah mulai memahami situasi yang dialami hingga akhirnya Persib kesulitan menggelar laga kandangnya di Bandung.

“Sebetulnya penilaian saya bobotoh itu sudah baik. Tahun ini bobotoh itu harusnya over action. Tapi karena situasi tidak memungkinkan dengan adanya pertandingan, dengan adanya pelantikan, pilkades, jadi ini ada halangan untuk bobotoh,” tutup Nevi.

Persib harus menjalani laga kandangnya saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10/2019) lalu.

Kini, Persib juga terancam tidak bisa menggelar laga kandangnya melawan Persija, Senin (28/10/2019) di Stadion si Jalak Harupat lantaran berdekatan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bandung. 

Bahkan kabarnya, dalam waktu bersamaan, akan terjadi aksi demontrasi secara besar-besaran di wilayah Bandung. 

"Saya juga mengerti dan sangat paham sekali. Insya Allah Pak Kapolda sudah janji, besok atau lusa sudah kondusif dan tidak ada masalah di Bandung, pasti akan diizinkan Pak Kapolda dan mengamankan sendiri karena beliau berdarah bobotoh," ujar Manajer Persib, Umuh Muchtar. (muhammad ginanjar)
 

Loading...