Satpol PP Endus Maraknya Bisnis Prostitusi Online di Purwakarta

Satpol PP Endus Maraknya Bisnis Prostitusi Online di Purwakarta
ilustrasi

INILAH, Purwakarta – Bisnis ‘esek-esek’ melalui dunia maya (online) mulai marak di Kabupaten Purwakarta. Kondisi seperti ini, jelas sangat memprihatinkan. Apalagi, penyedia jasa prostitusi ini bukan hanya masyarakat umum, tapi banyak diantaranya disinyalir merupakan pelajar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta, Aulia Pamungkas menyadari hal itu. Apalagi, sejak beberapa pekan terakhir jajarannya kebanjiran laporan dari masyarakat soal kembali menjamurnya bisnis ‘lendir’ tersebut. Namun, kali ini bukan di tempat lokalisasi, tapi sudah menggunakan sistem online.

“Memang, saat ini kami sedikit kesulitan. Karena, sekarang bisnis prostitusi ini bukan lagi system ‘mangkal’, tapi sudah terselubung melalui media online,” ujar Aulia kepada INILAH, Kamis (24/10/2019).

Menurut dia, kondisi seperti ini memang jelas sangat memprihatinkan. Untuk itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar operasi besar-besaran. Salah satu upayanya, yakni dengan melakukan razia ke hotel dan kos-kosan. Kegiatan ini, sebagai bagian dari upaya cipta kondisi. 

“Kalau dari laporan masyarakat, diduga ada kos-kosan yang dijadikan tempat mesum. Jadi transkasinya melalui online, dan tempatnya di kos-kosan,” jelas dia.

Aulia menjelaskan, selain banyaknya laporan dari masyarakat, yang mendasari jajarannya untuk mengintensifkan operasi pekat ini, yakni Perda nomor 13 tahun 2007 tentang larangan Pelacuran dan Miras.

Selain razia ke sejumlah kos-kosan, sambung dia, pihaknya pun akan menggiatkan patroli gabungan ke sejumlah wilayah. Hal ini, juga sebagai bagian dari upaya jajarannya menjaga ketertiban umum dari kenakalan remaja.

Dia menambahkan, rasa aman dan nyaman, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, Satpol PP, kepolisian dan TNI, tapi tanggung jawab bersama seluruh kalangan masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat bisa turut membantu untuk menjaga kententraman di masing-masing wilayahnya. (Asep Mulyana)

Loading...