Awas Calo, Pemprov Jabar Buka Lowongan 1.934 Pegawai

Awas Calo, Pemprov Jabar Buka Lowongan 1.934 Pegawai
istimewa

INILAH, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan menerima 1.934 pegawai pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pendaftaran akan dimulai pada 1 November 2019 ini.

 

Diketahui, berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar, sebanyak 1.934 lowongan itu terdiri dari 839 tenaga pendidik, 93 tenaga kesehatan dan 1002 pelaksana dan fungsional.

 

"Lebih banyak orang teknis. Teknis itu berbagai macam spek. Dulu kan banyak tenaga medis sekarang teknis seperti insinyur di Bina Marga, Perumahan dan Pemukiman ya tenaga teknis," ujar Penjabat Sekda Jabar Daud Ahmad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (29/10/2019).

 

Menurut dia, kebutuhan pegawai di Provinsi Jabar jadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Mengingat ada sekitar 1.800 orang pegawai di Jabar yang pensiun dalam hitungan per satu tahun.

 

Terkait tes CPNS kali ini, Daud mengimbau masyarakat agar tidak tergiur pada tawaran calo. Terlebih, masyarkat yang terpilih pada tes CPNS sejatinya karena kemapuan sendiri. 

 

"Saya berpesan kepada siapapun yang ingin daftar CPNS kalau ada yang menawarkan jangan lah. Orang yang menawarkan itu biasanya spekulasi jadi dia menawarkan ke beberapa orang, tarik uang. Dari 10 orang, yang masuk hanya satu, itu pun bukan karena usaha dia tapi memang yang bersangkutan bisa," paparnya.

 

Lebih lanjut, Daud menyampaikan, ada beberapa poin yang mesti disiapkan oleh para pendaftar pada tes CPNS. Yang utama, yaitu harus menguasai materi ilmu pemerintahan dasar seperti Undang-Undang no 23 dan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

"Belajarlah ilmu pemerintahan secara umum seperti undang-undang ASN, Undang-Undang no 23, kebanyakan mereka gugur di sana. Karena mungkin selama ini penguasaan ilmu pemerintahan mereka kurang padahal itu pengetahuan dasar, itu tes pertama," paparnya.

 

Sementara itu, Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar mengatakan, setelah peserta melalukan pendaftaran yang dimulai pada 1 November 2018, selanjutnya tes akan digelar pada Februari 2020 nanti. 

 

"Tes Februari, pengumuman sekitar Agustus tahun depan. Jadi ini untuk pengangkatan 2020," ujar Yerry. 

 

Adapun pelaksanaan tes CPNS rencananya bakal digelar di sekolah-sekolah. Itu lantaran sekolah memiliki fasilitas seperti komputer. 

 

"Tempatnya, kemarin sudah dirapatkan ini kan mendadak jadi kita kerja sama dengan Dinas Pendidikan nanti tempatnya di sekolah-sekolah," pungkasnya. (Riantonurdiansyah)