KA Lintas Selatan Jawa Berubah

KA Lintas Selatan Jawa Berubah
net

INILAH, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menerapkan kebijakan baru. Per 1 Desember 2019, operator moda transportasi massal itu akan menggunakan Grafik Pejalanan KA (Gapeka) terbaru.

Manajer Humas Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan, konsekuensi penggunaan Gapeka baru itu sejumlah kereta api lintas selatan Jawa mengalami perubahan jadwal keberangkatan. 

Menurutnya, penerapan Gapeka 2019 itu ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019. Terbitnya keputusan itu menggantikan Gapeka 2017.

“Penggunaan Gapeka 2019 tersebut akan mempengaruhi jadwal perjalanan KA, waktu tempuh perjalanan, perpanjangan relasi KA, dan hadirnya KA-KA baru,” kata Supriyanto dikutip Antara, Kamis (31/10/2019).

Dia mengatakan, dengan adanya Gapeka 2019 itu dua kereta api lintas selatan Jawa yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan. Seperti, KA Senja Utama Solo dari Pasarsenen menuju Solobalapan. Semula, KA itu diberangkatkan pukul 22.00 WIB menjadi pukul 05.50 WIB atau lebih awal 16 jam 10 menit.

KA Kahuripan dari KA Kiaracondong menuju Blitar yang semula diberangkatkan pukul 18.10 WIB pun berubah menjadi pukul 23.15 WIB atau mundur 4 jam 5 menit.

Selain itu, dua KA lintas selatan lain juga akan mengalami perubahan waktu tempuh mulai 1 Desember 2019. Yakni, KA Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng mengalami pengurangan waktu tempuh 82 menit dari sebelumnya 16 jam 7 menit menjadi 14 jam 45 menit.
KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen mengalami pengurangan waktu tempuh 45 menit dari sebelumnya 15 jam 55 menit menjadi 15 jam 10 menit.

“Dalam Gapeka 2019 juga ada perpanjangan relasi untuk tiga KA lintas selatan Jawa yakni KA Argo Wilis dan KA Turangga yang sebelumnya melayani relasi Surabaya Gubeng-Bandung pp menjadi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir pp,” jelasnya.

KA Mutiara Selatan yang sebelumnya melayani relasi Malang-Surabaya Gubeng-Bandung pp pun berubah menjadi Malang-Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir pp.

“KA Malabar yang sebelumnya Malang-Surabaya Gubeng-Bandung pp kini menjadi Malang-Surabaya Gubeng-Bandung-Pasar Senen pp,” ucapnya.

Dia menuturkan, di wilayah Daop 5 Purwokerto juga akan mendapat tambahan tiga kereta api baru. Yakni, KA Anjasmoro Ekspres relasi Jombang-Yogyakarta-Pasarsenen pp, KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi-Gambringan-Solobalapan-Kutoarjo pp, dan KA Bandara relasi Kebumen-Yogyakarta pp.

“Khusus untuk KA Bandara relasi Kebumen-Yogyakarta pp akan melayani penumpang dua kali dalam sehari,” tambahnya.

Perubahan jadwal keberangkatan itu pun mengakibatkan perubahan masa pemesanan tiket. Untuk keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya secara bertahap dapat dilakukan mulai 1 November 2019 di semua kanal pembelian tiket.

“Kami mengimbau calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket. Tujuannya agar tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019,” sebut Supriyanto. (Antara)