Komplotan Pencuri Asal Lampung Diciduk Polisi

Komplotan Pencuri Asal Lampung Diciduk Polisi
foto: INILAH/Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Unit Reserse Kepolisian Sektor (Polsek) Lengkong, amankan enam orang kawanan pencuri asal lampung di Kota Bandung. Polisi terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas.

Keenamnya yaitu Wawan Juwansyah, Martin Purba, Yosep Indana, M. E Erian, Rolin Purba, dan Een Yafitier, diketahui merupakan pelaku pencurian dengan modus gembos ban.

Kapolsek Lengkong, Kompol Kusna Jefridja menjelaskan, Penangkapan keenam pelaku, berawal dari adanya laporan polisi terkait tindak pidana pencurian sejumlah uang dengan modus pecah ban, yang terjadi di Jalan Suryalaya, Lengkong, Kota Bandung pada 7 Oktober 2019.

"Kemudian juga kejadian yang sama di Jalan Gatot Soebroto dan di Jalan Talaga Bodas, Kota Bandung. Dari tiga kejadian, para pelaku berhasil menggasak hampir setengah miliyar," ucapnya di Mapolsek Lengkong, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

"Para pelaku ini biasanya mengincar masyarakat yang baru mengambil uang dari bank," sambung Kusna.

Kusna mengungkapkan, dalam beraksi, komplotan asal Lampung ini, berbagi tugas. Diantaranya ada yang memantau berpura-pura sebagai nasabah bank untuk mengincar korban. Kemudian ada juga yang bertugas untuk melakukan penggembosan ban dengan cara di tusuk.

Selain itu, lanjut Kusna, ada juga yang berperan sebagai memberitahu kepada calon korban dengan menunjukan bannya gembos. Kemudian dua lainnya berperan sebagai eksekutor untuk menggasak uang yang berada di dalam mobil.

"Jadi mereka ini mengikuti korbannya kemudian melakukan penggembosan ban. Setelah itu oleh pelaku lain korban diberitahu, jika ban kendaraannya kempes. Saat pemilik kendaraan membenarkan bannya tersebut, pelaku beraksi menggasak seisi mobil dan langsung melarikan diri," papar Kusna.

Lebih lanjut, Kusna menambahkan, keenam pelaku tidak ditangkap secara bersamaan, sebelumnnya, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku melalui cctv. Dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Lengkong AKP S. William Rompas, polisi mendapati dua pelaku yang mirip dengan yang ada di cctv, di wilayah Lengkong.

Kemudian dilakukan penangkapan namun melawan dengan cara menabrakan motor pelaku ke arah anggota. Karena dianggap membahayakan petugas berikan tindakan tegas. Setelah keduanya dilumpuhkan, polisi kemudian mengembangkan dan menangkap empat orang lainnya di wilayah Cidadap, Kota Bandung.

"Saat akan diamankan mereka melawan dan mencoba melarikan diri. Untuk itu anggota berikan tindakan tegas dan terukur, mereka kami lumpuhkan," ujar Kusna.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangab pelaku, mereka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali di Kota Bandung. Atas perbuatannya, mereka terancam pasal 363 KUHPidana dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (Ridwan Abdul Malik)