Ini Langkah Anne Antisipasi Dampak Bencana Musiman

Ini Langkah Anne Antisipasi Dampak Bencana Musiman
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta termasuk rawan bencana alam kala musim penghujan. Tak mau kecolongan, Pemkab setempat melakukan antisipasi untuk menyabut pergantian musim.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, serangkaian persiapan telah dilakukan untuk meminimalisasi dampak bencana alam yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi.

"Kami sudah mengintruksikan seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat bawah supaya menguatkan komunikasi untuk lebih tanggap bencana. Mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan," ujar Anne kepada INILAH, Rabu (6/11/2019).

Anne menuturkan, dari hasil pemetaan dinas terkait, di wilayahnya ada tiga bencana musiman yang harus diwaspadai, yakni pergerakan tanah (longsor), angin rebut, dan banjir. Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi supaya dampak bencana alam bisa diminimalisasi.

Anne menjelaskan, daerah yang dianggap rawan longsor terdapat di daerah-daerah perbukitan, misalnya Bojong, Darangdan, Wanayasa dan Pondoksalam. Hasil pemetaan ini merujuk pada peristiwa yang selama ini kerap terjadi.

"Di wilayah-wilayah tersebut, tingkat pergerakan tanahnya cukup tinggi. Jadi perlu diwaspadai," jelas dia.

Kemudian, sambung dia, untuk daerah rawan bencana angin puting beliung, di antaranya wilayah perkotaan dan Bungursari. Sedangkan untuk bencana banjir nyaris tidak ada wilayah yang rawan. Kalaupun ada, biasanya banjir cileuncang yang diakibatkan drainase yang tersumbat sampah. Pihaknya mengajak masyarakat untuk menggalakkan bebersih.

Anne menambahkan, sebagai bagian dari antisipasi, pihaknya menyiapkan anggaran khusus bencana alam sekitar Rp500 juta yang bersumber dari APBD kabupaten.

"Kemarin sudah tersalurkan Rp200 juta saat bencana kekeringan dan kekurangan air bersih. Kita berdoa bersama semoga di Purwakarta tidak ada bencana alam yang bisa merugikan masyarakat," kata Anne. (Asep Mulyana)

Loading...