Pemprov Terus Mendorong Penerbangan Bandung-Pangandaran

Pemprov Terus Mendorong Penerbangan Bandung-Pangandaran
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan mendorong Terus maskapai agar mau membuka penerbangan Bandung-Pangandaran. Selain itu, menambah jadwal penerbangan dari Jakarta ke Pangandaran. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jabar, Hery Antasari mengatakan dengan kehadiran jadwal penerbangan tersebut wisatawan bisa lebih nyaman dan dimudahkan.

"Kan kalau maskapai harus mengajukan ke pusat dan mengajukan ke Kementarian dulu untuk membuka rute. Jadi,  yang bisa kita lakukan terus mendorong ke maskapai agar menambah penerbangan ke Pangandaran," ujar Hery, Rabu (6/11/2019).

Menurut dia, agar maskapai bersedia membuka jalur penerbangan tersebut maka harus dibujuk. Salah satu nya, yaitu dengan cara memberikan insentif.

"Ya (pembukaan penerbangan Bandung-Pangandaran) masih diupayakan. Kendalanya itu harus ada insentif. Tarifnya harus ada subsidi karena tarif harus diturunkan agar penumpang juga mau datang," katanya.

Karena itu, dia mengatakan, saat ini pihaknya akan terus memproses apakah akan ada subsisdi terhadap tarif atau tidak. Untuk memperjuangkan hal tersebut, akan dilakukan kerjasama dengan sejumlah maskapai, di antaranya bersama Trans Nusa dan Susi Air yang akan menambah frekuensi.

"Ya, sebelum ada penerbangan resmi tersebut, minimal ada dulu penambahan penerbangan by event. Misalnya, di event marathon Pangandaran kami akan menambah frekuensi," paparnya.

Hery menjelaskan, untuk program jangka menengahnya terkait penerbangan Halim-Pangandaran dan Bandara Husein-Pangandaran, Pemprov Jabar kan membangun Nusawiru.

"Kami akan bangun Nusawiru tapi lagi dibahas nanti diperpanjang runwaynya atau seperti apa," katanya.

Sementara menurut Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, terkait penerbangan dari Bandung ke Pangandaran, saat ini untuk pesawatnya sedang diproses oleh Transnusa dan Susi Air. Pemprov Jabar,  sudah menggelar rapat dan menghadap pada dua maskapai tersebut.  

"Mereka minta subsidi karena kalau ke sana tempat promosi pariwisata ini rutin dilakukan ya mudah-mudahan akhir tahun ini bisa dibuka rutenya.  Jadi kan tahun baruan bisa dipakai," paparnya. (Riantonurdiansyah) 

Loading...