Kevin van Kippersluis Bikin Persib Waswas

Kevin van Kippersluis Bikin Persib Waswas
Striker Persib Bandung Kevin van Kippersluis. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Persib Bandung was-was terhadap kondisi penyerangnya, Kevin van Kippersluis. Sebab pemain asal Belanda ini hanya bermain sebanyak 27 menit di laga melawan PSIS Semarang, Rabu (6/11/2019). 

Kevin harus digantikan Esteban Vizcarra karena tidak bisa melanjutkan pertandingan. Ia terlihat merasakan kesakitan sambil memegang paha kirinya. 

Ini merupakan sebuah kerugian bagi Persib. Sebab di laga selanjutnya melawan Arema FC, Selasa (12/11/2019), tim berjulukan Maung Bandung ini tidak bisa memainkan Esteban Vizcarra dan Ezechiel N'Douassel. 

Esteban Vizcarra terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara Ezechiel tidak bisa tampil karena diharuskan pulang ke negaranya untuk membela Timnas Chad dalam mengarungi babak kualifikasi Piala Afrika 2022. 

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts membenarkan bahwa Kevin mengalami sedikit kendala. Namun pelatih asal Belanda ini mengaku tidak mengetahui secara rinci dengan cederanya.

"Dia mengalami cedera di paha. Normalnya cedera paha butuh banyak waktu untuk pemulihan. Tapi kami masih harus melihatnya lebih dulu," ujar Robert. 

Sementara itu, Dokter Persib, Mochamad Rafi Ghani mengatakan bahwa Kevin mengalami kendala di paha kiri bagian dalam. 

"Kevin pada saat main lawan PSIS di menit ke-27, merasakan gak nyaman dibagian paha kiri bagian dalam. Terus yang bersangkutan ngasih aba-aba untuk diganti. Dan akhirnya coach menurunkan Esteban," jelas Rafi. 

Rafi lantas memberikan pertolongan pertamanya dengan obat-obatan untuk mengurangi rasa sakitnya. Termasuk dengan proses fisioterapi.

Rafi berharap rasa nyeri yang dialami Kevin segera menghilang. Sehingga bisa ikut terlibat saat melawan Arema FC nanti.

"Pada saat tadi, dilakukan pemeriksaan ada sedikit spasme di bagian otot paha bagian dalam. Sekarang sedang menjalani terapi (obat-obatan) dan fisioterapi. Semoga cederanya tidak begitu serius dan cepat pulih," harapnya.(Muhammad Ginanjar)

 

Loading...