Bangun Smart City di Jonggol, Sentul Gandeng BUMN Cina

Bangun Smart City di Jonggol, Sentul Gandeng BUMN Cina
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - PT Sentul City Tbk bersama PT China Railway Construction (CRC) akan membangun kota mandiri berteknologi tinggi atau smart city di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Kota mandiri bernilai Rp22 triliun itu akan berdiri diatas lahan milik PT Sentul City Tbk seluas 6.000-10.000 hektare. Penandatanganan kerja sama investasi ini dilaksanakan antardireksi pada Senin (4/11) lalu.

"Penandatanganan kerjasama investasi proyek pembangunan kota mandiri atau smart city tersebut baru dilaksanakan Senin kemarin di Shanghai. Nilai investasi yang mereka tanamkan itu Rp22 triliun lebih," ucap Head Of Corporate Communication PT Sentul City Alfian Mujani ketika dihubungi Inilah, Jumat (8/11/2019).

Dia menerangkan PT Sentul City Tbk dipilih CRC untuk membangun smart city tersebut karena selain karena bonafid juga karena ketersediaan lahan yang dimiliki perusahaan properti terbesar di Bumi Tegar Beriman.

"PT Sentul City ini dipilih karena memang karena sudah memiliki lahan juga karena kita ini sangat pengalaman di bidang properti seperti kita punya kompleks perumahan maupun bisnis di Sentul yag luas lahannya ada 30.000 hektare. Selain sudah menyiapkan lahan seluas 10.000 hektare, kami juga siap membebaskan tambahan lahan apabila memang dibutuhkan untuk pembangunan smart city di Jonggol," terangnya.

Alfian menjelaskan, mengenai keterbatasan sumber daya air di Jonggol karena strukturnya tanahnya lempung atau kurang baik menyerap air, perusahaannya akan menggunakan kemajuan teknologi seperti yang sudah di lakukan di  Kota Dubai, negara Uni Emirat Arab (UEA).

"Di Kota Dubai, negara UEA atau negara Israel juga kurang air tetapi dengan teknologi tinggi ternyata kebutuhan akan air bersih terpenuhi. Kami juga akan mengasrikan atau menghijaukan Jonggol dengan menanam pohon atau bendungan agar serapan dan ketersediaan airnya lebih bagus dari saat ini," jelas Alfian.

Dia melanjutkan, rencana pembangunan smart city ini tidak akan mengganggu rencana Pemkab Bogor yang akan menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

"PT Sentul City sudah lama memiliki lahan di Jonggol jadi aman dan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pembangunan smart city di Jonggol ini juga sesuai kok dengan rencana pemerintah pusat yang menginginkan pembangunan perumahan yang smart teknologi," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Disranhorbun) Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti tidak khawatir LP2B akan berkurang. Sebab, saat ini ada Perda tentang LP2B Nomor 11/2019.

"Gak usah khawatir LP2B akan berkurang karena kita bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Bogor sudah membuat aplikasi hingga jika itu lahan pangan pertanian maka izin lokasinya tidak akan keluar kecuali dia harus mengganti lahan pangan atau pertanian tersebut dengan luas tiga kali lipat besarnya dari lahan yang akan dialihfungsikan," tukas Nuriyanti. (Reza Zurifwan)

Loading...