Rencana TPAS Cirebon Timur Tetap Berlanjut

Rencana TPAS Cirebon Timur Tetap Berlanjut

INILAH, Cirebon - Gagalnya Pemkab Cirebon membangun Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Desa Cigobangwangi Kecamatan Pasaleman, menuai banyak sorotan semua pihak. Namun Pemkab Cirebon mengaku tidak akan pernah berhenti berusaha, sampai TPAS di Cirebon Timur bisa terbangun.

"Berbagai macam cara akan kami lakukan. Tentu dengan cara yang logis karena ini merupakan kepentingan bersama. Tahun ini memang gagal, tapi tahun depan tetap akan kita anggarkan lagi," kata Bupati Cirebon Imron Rosyadi, akhir pekan lalu.

Imron menjelaskan, penanganan masalah sampah memang bukan hal yang sepele. Apalagi menyangkut TPAS yang nota bene akan berdampak kepada warga sekitar. Namun mau bagaimana lagi, karena kondisi Kabupaten Cirebon masuk dalam kategori darurat sampah. Gagalnya TPAS Cigobangwangi, karena kesalah komunikasi dinas terkait yang kurang memberikan sosialisasi.

"Awal memang ada kesalahan komunikasi. Wajar kalau warga keberatan karena dampak dibangunnya TPAS akan kompleks. Disinilah perlunya sosialisasi kepada warga, karena pasti ada hal baik yang nanti akan dirasakan," jelas Imron.

Imron mengaku siap mengakomodir semua keluhan warga yang terdampak pembangunan TPAS. Misalnya dampak kesehatan serta sarana air bersih yang otomatis akan mengakibatkan buruknya kualitas air pada warga sekitar. Tinggal, bagaiman Dinas Lingkungan Hidup melakukan komunikasi kepada masyarakat sekitar yang lokasinya akan dibangun TPAS.

"Rencana masih di Desa Cigobangwangi. Karena wilayah Cirebon Timur, hanya desa itu yang lokasinya strategis. Kita akan bertanggung jawab pada dampak lingkungan, terlebih warga yang terdampak. Nanti kita akan kembali duduk bersama dengan semua pihak," jelas Imron.

Imron menambahkan, pihaknya saat ini sudah mengantisipasi musim hujan yang sebentar lagi akan turun. Namun dengan kondisi sampah yang masih berceceran di wilayah cirebon timur, Imron khawatir bahaya banjir mengepung wilayah itu. Dirinya mengaku tetap melakukan antisipasi semua pihak, untuk meminimalisir banjir besar menjelang musim hujan ini.

"Mau bagaimana lagi. Sampah sudah tidak terbendung, sementara hujan sebentar lagi turun. Mudah mudahan banjirnya tidak terlalu besar," tukasnya.

Sebelumnya, Pemkab Cirebon sudah menganggarkan Rp6 miliar untuk pengadaan tanah TPAS dengan luas sekitar 5,5 hektare. Ini sudah yang ketiga kalinya DPRD Kabupaten Cirebon mengesahkan anggaran tersebut, dan selalu tidak terealisasi. Padahal rencananya, akhir bulan September kemarin, pembebasan lahan sudah harus terwujud. (Maman Suharman)

Loading...