DKPP Jabar Tawarkan Harga Olahan Pangan Murah Meriah Lewat Bazar

DKPP Jabar Tawarkan Harga Olahan Pangan Murah Meriah Lewat Bazar
Foto: Rianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung - Masyarkat mana yang tidak gembira tatkala mendapat tawaran harga olahan pangan yang murah meriah. Hal tersebut tampak pada Bazar Pangan Murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Jumat (8/11/2019) lalu. 

Pada kegiatan yang digelar di halaman parkir DKPP Jabar dan Gedung BPKD Jabar ini sejumlah olahan pangan lokal disajikan. Mulai dari beras, sayur, buah-buahan, susu, daging, hingga berbagai produk olahannya. 

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi DKPP Jabar Rusyandi mengatakan, pihaknya melibatkan sejumlah tenant yang merupakan masyarakat binaan dari DKPP Jabar. 

"Kita ada 30 produsen dari berbagai kota/kabupaten di Jabar. Seperti beras itu dari Indramayu, Kuningan, Karawang Kabupaten Bandung dan lain-lain," ujar Rusyandi. 

Dia menyampaikan, pada bazar ini pihaknya menawarkan harga komoditas dan olahan pangan di bawah harga pasar. Dengan begitu seluruh kalangan masyarkat dapat menjangkau seluruh produk yang dijajakan. 

"Itu terlihat dengan banyaknya warga yang datang ke lokasi. Masyarakat kecil bisa menjangkau dengan harga yang murah. Tapi dengan harga yang di bawah dari pasar ini masyarakat menengah ke atas pun banyak yang datang. Karena pada dasarnya seluruh lapisan masyarkat menginginkan harga yang murah," paparnya.

Rusyandi mengatakan, pihanya berharap masyarakat yang merasakan harga pangan mahal membeli produk-produk olahan pangan lokal dengan harga lebih ekonomis. Hal tersebut dapat terlaksana dengan hadirnya bazar pangan murah ini.

"Yang datang ke bazar bukan hanya warga sekitar. Tapi ada juga yang sengaja datang dari jauh," katanya.

Dia menyampaikan, pihaknya berkeinginan menggelar bazar pangan murah secara besar-besaran lebih banyak masyarkat yang dapat mengakses. Hanya saja sejauh ini masih terbentur dengan anggaran yang terbatas. 

"Memang kapasitas kami dari sesi anggaran terbatas. Sekarang juga karena keterbatasan lahan jadi hanya 30 (produsen)," katanya 

Namun, sesuai dengan mandat dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang selalu menggaungkan untuk inovasi dan kolaborasi, pihaknya pun ingin menggandeng sejumlah sponsor tambahan untuk menggelar bazar dengan lingkup yang lebih besar. 

"Kalau ada sponsor lain bisa jadi kami menggelar dengan bazar yang lebih besar. Dengan tempat yang lebih besar dan pengunjung yang lebih besar," papar Rusyandi. 

Dia memastikan, pihaknya akan terus konsisten menggelar bazar pangan murah ini khususnya dalam setiap agenda memperingati hari-hari besar. Diketahui, sebelumnya DKPP Jabar pun kerap menggelar kegiatan yang sama. 

"Bahkan kami jemput bola mendatangi masyarkat, tapi tidak terlalu jauh. Seperti ke Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Karena dampaknya juga kepada biaya yang terbatas," pungkas dia. (Rianto Nurdiansyah)

Loading...