Di Kabupaten Cirebon, Ribuan Ruang Kelas SD Rusak

Di Kabupaten Cirebon, Ribuan Ruang Kelas SD Rusak

INILAH, Cirebon - Saat ini, terhitung sebanyak ribuan ruang kelas SD di Kabupaten Cirebon rusak. Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, ada 3.662 ruang SD yang masuk kategori rusak sedang maupun berat. Jumlah tersebut sudah mengalami penurunan sebesar 368 ruang karena tahun ini Disdik Cirebon akan mendapatkan proyek dana alokasi khusus (DAK).

"Sejak dua tahun lalu kami sudah mengeluarkan surat edaran ke 885 SD untuk melaporkan kerusakan. Ini supaya kami bisa cepat memproses perbaikan," kata Kasi Sarana dan Prasarana SD Disdik Kabupaten Cirebon Pancawala, Senin (11/11/2019).

Pancawala menjelaskan, surat edaran tersebut harusnya disikapi secara serius oleh masing-masing kepala sekolah. Ini dilakukan agar ketika ada masalah di kemudian hari, kepala sekolah bisa bertanggung jawab penuh. Pasalnya, banyak sekolah yang rusak namun tidak dilaporkan kepada Disdik. Imbasnya, ketika terjadi semisal bangunan runtuh Disdik diminta pertanggungjawabannya.

"Kami kekurangan personel untuk mendata seluruh SD. Jalan satu-satunya, pihak sekolah yang harus proaktif melaporkan kerusakan kepada kami," jelas Pancawala.

Menurutnya, tahun sekarang DAK yang diterima sebesar Rp33 miliar. Anggaran sebesar itu untuk perbaikan ruang kelas belajar, ruang kelas baru, rehab perpustakaan, hingga pengadaan buku. 

Hingga awal bulan ini, anggarannya itu terserap sekitar 70%. Sementara, proses pencairannya dilakukan tiga tahap. Termin pertama pada Agustus, kedua akhir Oktober, terakhir pencairannya pada November ini.

"Artinya, laporan dari hasil kegiatan itu harus betul-betul tercapai targetnya. Sebab, anggaran untuk rehab, ruang kelas baru, rehab perpustakaan dan pengadaan buku tidak stanby di daerah melainkan di pusat," ungkapnya.

Pancawala menambahkan, jumlah ruang kelas SD di Kabupaten Cirebon sebanyak 5.965 ditambah 24 dari pembangunan ruang kelas baru tahun 2019. Total, ruang kelas ada 5.989 lokal. 

Sedangkan, jumlah rombongan belajar (rombel) pada tingkat SD terhitung sebanyak 6.199 rombel. Artinya, berdasarkan rasio rombel dengan ruang yang ada itu masih membutuhkan 210 lokal ruang kelas.

"Saat ini ruang kelas yang harus direhab masih tersisa sebanyak 3.294 lokal. Kita akan lakukan bertahap sesuai dengan anggaran yang ada," tukasnya. (Maman Suharman)

Loading...