Kantor Dinas di Purwakarta Tampil Nyentrik

Kantor Dinas di Purwakarta Tampil Nyentrik
Foto: INILAH/Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta sejak lama membuat program berkaitan penataan lingkungan. Tak hanya lingkungan masyarakat, setiap kantor pemerintahan pun didorong melakukan penataan supaya lebih beradab dan memiliki nilai estetik.

Sejak program digulirkan, seluruh perangkat pemerintahan berlomba-lomba melakukan pembenahan di masing-masing tempat kerja mereka. Apalagi mereka dituntut untuk lebih berinovasi, mulai penataan fasilitas hingga mempercantik lingkungan.

Sampai saat ini, sudah ada beberapa dinas yang telah menerapkan konsep tersebut. Terlebih, dinas-dinas yang selama ini bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan). Para pegawai melakukan inovasi guna terciptanya tempat kerja yang bersih dan nyaman. Caranya memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami berbagai jenis sayuran.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan dan Holtikultura Dispangtan Purwakarta Hadiyanto Purnama, kantornya merupakan rumah kedua bagi seluruh pegawai. Lingkungannya pun harus ditata lebih indah supaya warga merasa nyaman saat di kantor.

“Bagi kami, kantor adalah rumah kedua. Kami pikir harus dibuat senyaman mungkin,” ujar Hadiyanto kepada INILAH, Selasa (12/11/2019).

Salah satu yang telah dilakukannya, kata dia, mempercantik setiap sudutnya. Misalnya dengan menata setiap ruangan dengan menambahkan wallpeper cantik di seluruh dindingnya. Menurut dia, dengan tampilan interior yang seperti itu akan membuat penghuninya lebih rileksasi dan nyaman saat berada di ruangan.

“Dalam penataan interior ini, kami menggandeng pelukis jalanan. Jadi, wallpaper yang kami buat itu merupakan hasil lukisan tangan,” jelas dia.

Dalam penataan tempat kerja ini, pihaknya menegaskan, tak sedikit pun menggunakan uang negara. Murni merupakan hasil rereongan para pegawai di lingkungan dinasnya karena tujuannya untuk kenyamanan bersama.

Dia menambahkan, pegawai di dinasnya juga berinisiatif membuat perkebunan mini dengan memanfaatkan lahan kecil kosong. Perkebunan mini ini dinamai Obor Pangan Lestari (Opal) yang ditanami sejumlah jenis sayuran, di antaranya pakcoy, tomat, cabai rawit dan saledri.

“Di kantor kami ada dua lahan yang disulap menjadi perkebunan, pertama Opal di sekitar parkir kendaraan, kedua di dalam kantor dengan memanfaatkan lahan pemisah antar gedung,” pungkasnya. (Asep Mulyana)

Loading...