Hilang 75 Tahun, Kapal Selam AS Ditemukan

Hilang 75 Tahun, Kapal Selam AS Ditemukan

INILAH, Jakarta - Kapal selam milik Amerika Serikat yang hilang saat Perang Dunia Kedua telah ditemukan kembali di dasar laut Cina Timur. Demikian BBC melaporkan, Selasa (12/11/2019).

Kapal selam USS Grayback dan 80 orang awaknya hilang pada 1944 ketika diserang oleh pesawat Jepang.

Proyek eksplorasi bawah laut berhasil menemukan bangkai kapal selam itu di lepas pantai Okinawa, Jepang, setelah menemukan dokumen militer yang dikoreksi terlebih dahulu perihal titik koordinatnya karena salah penerjemahan.

Sebelum dikoreksi, titik koordinat posisi tenggelamnya kapal selam itu digambarkan berada sekitar 160km dari lokasi penemuannya.

Keluarga dari 80 anggota awak kapal selam yang tenggelam itu sudah diberitahu tentang penemuan tersebut.

Bagi Kathy Taylor, yang pamannya, John Patrick King, adalah salah-seorang prajurit di kapal selam itu, penemuan itu merupakan ujung dari penantiannya.

"Saya berkomitmen sejak awal, ketika saya masih bocah, bahwa saya akan menemukannya atau mengikutinya atau menjaga ingatan saya agar tidak pudar," katanya kepada ABC News.

Proyek Lost 52--yang bertujuan menemukan sejumlah kapal selam AS yang hilang saat Perang Dunia Kedua--memimpin misi untuk menemukan kapal selam USS Grayback di lepas pantai Okinawa.

Mereka menyadari ada kesalahan koordinat lokasi tenggelamnya USS Grayback akibat kesalahan penerjemahan dari dokumen Jepang.

Kesalahan itu ditandai perbedaan satu digit, sehingga kapal itu ditemukan sekitar 160km dari pembacaan koordinat yang salah tersebut.

Dengan teknologi drone bawah air dan bekal dokumen lama, tim pencari akhirnya dapat menemukan lokasi kapal selam, yaitu di kedalaman 430 meter di dasar laut.

Sebelum tenggelam, kapal selam USS Grayback mampu menenggelamkan setidaknya 14 kapal perang lawan selama periode perang.

Kapal selam USS Grayback merupakan salah satu dari 52 kapal selam yang hilang selama menjalankan aksinya.

Atas perannya, kapal selam ini telah memperoleh dua kali penghargaan dan delapan bintang pertempuran dari Angkatan Laut AS. (INLAHCOM) 

Loading...