Ketua DPRD Minta Anggaran untuk Desa Terisolir Diperbesar

Ketua DPRD Minta Anggaran untuk Desa Terisolir Diperbesar
(Reza Zurifwan)

INILAH, Sukamakmur- Akhirnya Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto angkat bicara soal banyaknya desa terisolir atau tertinggal. Salah satunya, Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur. Dia meminta program kerja yang efektif dan efesien dari Pemkab Bogor.

"Selama lima tahun kepemimpinan Bupati Bogor Ade Yasin kami mengharapkan ada program kerja yang efektif dan efesien agar 45 desa tertinggal naik tingkat menjadi desa berkembang, maju dan mandiri," ujar Rudy kepada wartawan, Senin (12/11).

Politisi Partai Gerindra ini juga berharap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait menitik beratkan pembangunan sekolah, pengadaan listrik masuk desa, pembangunan insfrastruktur jalan, pembangunan indfrastruktur jembatan dan lainnya hingga desa - desa tidak lagi terisolir.

"Kalau di peta jarak antara Jakarta dan desa - desa terisolir itu hanya beberapa jari atau tidak sampai sejengkal tetapi disana masih ada yang  belum teraliri listrik, jalan masih setapak dan berbatu hingga motor saja tidak bisa lewat ketika daerah tersebut sedang diguyur hujan," sambungnya.

Rudy pun menegaskan jika saja sampai empat tahun kedepan masih ada desa tertinggal maka pemerintah daerah bisa dianggap tidak hadir di tengah - tengah arau tidak mengerti kebutuhan masyarakatnya.

"Pembangunan di 45 desa tertinggal porsi anggarannya harus diperbesar dibanding desa lainnya hingga dalam empat tahun kedepan tidak ada lagi desa terisolir hingga kalau masih ada terisolir itu berarti  pemerintah daerah tidak hadir  dalam masyarakatnya. Program kerja pengentasan desa tertinggal ini harus dikawal dan diawasi  lebih intensif," tegas Rudy.

Staf Kasie Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sukamakmur Deden menuturkan sebenarnya pemerintah kecamatan sudah mulai membuka akses jalan namun kondisi saat ini masih belum layak untuk dimanfaatkan.

"Jalan menuju Kampung Mulyasari Desa Sukamulya yang dibuka oleh pemerintah daerah memang masih belum layak dilewati karena agak rawan longsor hingga warga masih banyak yang melalui Desa Cibadak untuk menuju ke lokasi," tutur Deden.

Ia melanjutkan pada tahun 2020 mendatang, Pemerintah Desa Suka Mulya akan melanjutkan pembangunan jalan desa tersebut karena ada bantuan keuangan dari Pemkab Bogor untuk meningkatkan kualitas jalan tersebut.

"Selain dana desa dan alokasi dana desa, tahun 2020 mendatang Pemkab Bogor akan memberikan  anggaran tambahan Rp 1 miliar untuk pembangunan insfrastruktur jalan tersebut," lanjutnya.

Sebelumnya, 25 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong tepatnya di Kampung Mulyasari RT 05 RW 01 Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur ternyata masih ada desa terisolir.

Desa terisolir ini merupakan salah satu dari 45 desa terisolir yang ada di Bumi Tegar Beriman. Bukti terisolirnya Kampung Mulyasari ini karena baru di awal tahun 2019 ini listrik PLN mengalir ke rumah - rumah warga.

Tiga ratus jiwa warga Kampung Mulyasari ini sendiri awalnya pengungsi mereka  adalah arga Kampung Gunung Sanggar, Desa Mulyasari, Sukamakmur Kabupaten Bogor yang menjadi korban bencana longsor tahun 2010 lalu. (Reza Zurifwan)

Loading...