DPRD Kota Bogor Ancam Putus Kerja Sama BPJS Kesehatan

DPRD Kota Bogor Ancam Putus Kerja Sama BPJS Kesehatan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (tengah). (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor – Rencana pemerintah menaikan iuran BPJS Kesehatan, mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Atang Trisnanto. Dia mengkritik keras dan tidak setuju dengan rencana kenaikan tarif BPJS Kesehatan mandiri.

“Saya kira ini bentuk pemaksaan dari pemerintah kepada rakyat sendiri. Rakyat dijebak harus menjalankan aturan dari pusat di mana aturan itu tidak sesuai dengan kemampuan dari masyarakat sendiri,” ungkap Atang kepada wartawan pada Selasa (12/11).

Atang mengaku, menentang keras kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu. Meski didapatkan informasi kenaikan BPJS kelas tiga dibatalkan, menurutnya itu tidak cukup. Kategori kelas dua pun banyak masyarakat yang merasa keberatan ketika iuran BPJS dinaikkan. 

“Pemerintah sudah menjajah masyarakatnya. Masih banyak skema-skema anggaran yang bisa digunakan untuk menutupi utang tersebut,” paparnya.

Atang membeberkan, DPRD sekarang tengah melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

“Bisa jadi kami yang saat ini melihat adanya kenaikan anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) iuran pemerintah kelas tiga naik Rp160 miliar. Dari pada itu memberatkan daerah, kami sedang ada wancana hentikan kerja sama dengan BPJS di Kota Bogor. Untuk masyarakat di Kota Bogor menggunakan skema yang lama, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) karena dengan Rp35 miliar sudah bisa mengcover semua yang sakit di Kota Bogor,” jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, soal BPJS harus ada sistem yang lebih adil. Bukan soal besaran APBD untuk mengcover BPJS, melainkan bagaimana ini bisa efektif. Ada waktunya dan kesempatan untuk berdialog dengan pemerintah pusat.

“Saya kira harus dikaji ulang dan jangan memberatkan warga. Sistem BPJS Kesehatan juga harus efektif,” pungkasnya. (rizki mauludi/ing)

Loading...