Terapkan Prosedur Keselamatan, Gedung Bertingkat di Bandung Diberi Label

Terapkan Prosedur Keselamatan, Gedung Bertingkat di Bandung Diberi Label
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (istimewa)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung berencana melabeli gedung-gedung bertingkat terkait dengan prosedur keselamatan. Sehingga warga bisa mengetahui, gedung-gedung yang telah memiliki standar keselamatan dengan baik.

Wacana tersebut dilontarkan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) menggelar sosialisasi dalam upaya pencegahan kebakaran dan bencana pada bangunan gedung di Hotel Grand Pasundan, Rabu (13/11/19). Nantinya, seluruh gedung diperiksa dan dinilai prosedur keselamatannya.

"Hijau yang telah menerapkan prosedur keselamatan secara sempurna, kuning bagi gedung yang masih harus ada tambahan pencegahan kebakaran, dan merah bagi yang tidak menerapkannya dan pelanggarannya terus dilakukan berulang ulang. Ini  kita rumuskan ke depan," jelasnya.

Sosialisasi tersebut merupakan implementasi Perda Kota Bandung No 12 tentang Pencegahan, Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran.

Dalam acara ini hadir ratusan pemilik/pengelola gedung tinggi seperti hotel, apartemen, mal, dan rumah sakit di Kota Bandung.

"Sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan sinergi Pemkot Bandung dengan pengelola gedung ataupun pengusaha untuk menerapkan prosedur keselamatan. Semua dalam upaya mengantisipasi dan mencegah bencana, khususnya kebakaran," jelas Yana.

Sementara itu, Kepala Diskar PB Kota Bandung Dadang Iriana menjelaskan, dalam upaya pencegahan kebakaran di gedung tinggi perlu alat dan fasilitas yang menunjang seperti sprinkler, jalur evakuasi, dan hidran.

“Jangan lupa kebakaran di sebuah gedung pada awalnya selalu dimulai dari api yang kecil. Karena itu agar tidak membesar, sangat dibutuhkan SDM yang terampil dan tenang mengatasi kebakaran tersebut sebelum petugas pemadam kebakaran hadir membantu. Dengan demikian, kebakaran tidak meluas dan nilai kerugian bisa ditekan,” katanya.

Dadang menegaskan, pihaknya terus menyosialisasikan upaya pencegahan kebakaran. Salah satunya dengan membentuk tim inspektur untuk memeriksa gedung-gedung tinggi yang ada di Kota Bandung.

"Kita ada tim inspektur yang menginspeksi gedung dalam upaya pencegahan kebakaran gedung. Kita mendorong pengelola gedung atau siapa pun yang bertanggung jawab atas gedung itu untuk menerapkan apa yang direkomendasikan oleh tim," tuturnya. (okky adiana)

Loading...