Berkas Belum Siap, Tuntutan Penggelapan Spare Part PT DI Ditunda

Berkas Belum Siap, Tuntutan Penggelapan Spare Part PT DI Ditunda

INILAH, Bandung – Berkas tuntutan belum siap, sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan onderdil pesawat milik PT Dirgantara Indonesia (DI) senilai Rp5,4 miliar lebih ditunda. 

Seperti diketahui, sidang penggelapan onderdil pesawat PT DI melibatkan lima orang terdakwa yang semuanya merupakan karyawan PT DI. Mereka adalah Dian Hardiansyah, Agus Zaenudin, Mochammad Radenaswara, Indra Nanda Lesmana, dan Wawan kriswana.

JPU Kejari Bandung Lucky Afgani menyebutkan, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kemungkinan tidak jadi digelar hari ini. 

"Berkasnya belum beres, kemungkinan kita tunda pekan depan," katanya di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Kamis (14/11/2019). 

Terdakwa Agus Zaenudian dan empat terdakwa lainnya  (berkas terpisah), antara Mei 2018 sampai September 2018, bertempat di Gudang CH, Gudang CG dan Gudang Ex Repair Area PT Dirgantara Indonesia dengan sengaja melawan hukum memiliki barang yang bukan hak miliknya.

”Yakni spare part pesawat terbang yang nilainya mencapai USD 374.266.53 atau jika dirupiahkan mencapai Rp 5, 426.864.685,” katanya.

Adapun barang milik PT DI yang digelapkan para terdakwa itu totalnya sebanyak 19 item, dan diperjualbelikan tanpa melalui standar operasional prosedur (SOP) dan izin manajer PT DI.  

Ia menyebutkan, atas perbuatannya para terdakwa dijerap pasal 374 KUHPidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHPidana iuncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (Ahmad Sayuti)

Loading...