Terkait KJH Monang Saragih, JPU: Itikad Terdakwa Balikan Uang Tak Hapus Pidana

Terkait KJH Monang Saragih, JPU: Itikad Terdakwa Balikan Uang Tak Hapus Pidana
Sidang kasus dugaan investasi bodong KJH Monang Saragih. (ahmad sayuti)

INILAH, Bandung - JPU Kejati Jabar Angga Insana Husri menegaskan adanya itikad baik dari Monang Sinaga untuk membayar uang kerugian nasabah KJH tidak serta merta menghapus perbuatan pidananya.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya kejaksaan untuk memberikan aspek keadilan dalam segi kemanfaatan bagi para korban investasi KJH Monang Saragih.

"Bagaimana ada itikad baik terdakwa untuk membuat surat kuasa penjualan (aset) sehingga tidak ada lagi izin ahli waris untuk melakukan jual beli," katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, aset berupa sertifikat yang ada di para koordinator korban bisa dijual dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk membayar kerugian investasi dari para korban yang totalnya 152 orang ini.

"Itu dari segi kemanfaatannya. Namun ini juga tentunya tidak menghilangkan dari segi pidananya juga," ujarnya.

Disinggung berapa nominal yang diterima para korban, Angga menegaskan semua korban yang sudah melapor dan masuk dalam 152 orang sebagaimana dalam dakwaan harus kebagian. Jangan sampai ada kelompok ini dapat semuanya, sementara yang lain hanya sebagian.

"Makanya semua korban harus memonitor. Jangan mentang-mentang koordinatornya yang pegang kelompok dia kebagian besar. Jadi peradilan ini bukan hanya berikan efek jera, tapi kemanfaatan juga bagi para korban," katanya. (ahmad sayuti)

Loading...